Soal Dana Desa, Ini Harapan BPK RI

198

 

 

Medan I Sumut24.co

Anggota V BPK RI Bahrullah Akbar mengatakan, tujuan dana desa berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, antara lain terwujudnya desa tertinggal menjadi desa berkembang sebanyak 10.000 desa. Desa berkembang menjadi desa mandiri sebanyak 500 desa, serta revitalisasi kawasan desa sebanyak 60 kawasan pedesaan. Sumut sendiri memiliki 9 desa mandiri, 228 desa maju, 2.726 desa berkembang, ucapnya saat menghadiri Sosialisasi Peran dan Fungsi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dalam Pengawasan Pengelolaan Dana Desa di Hotel JW Marriot, Jalan Putri Hijau Medan, Kamis (19/11).

 

Akbar juga memaparkan beberapa kelemahan pengelolaan Dana Desa, antara lain regulasi dan kebijakan kepala daerah sebagai pedoman operasional di desa pada umumnya belum lengkap. Keterbatasan SDM dan penempatan personel belum memperhatikan aspek latar belakang pendidikan, pengawasan belum mampu meminimalkan penyimpangan/kesalahan pengelolaan keuangan desa. Penatausahaan keuangan desa belum tertib, pertangungjawaban keuangan desa tidak diinformasikan secara tertulis dan terbuka kepada masyarakat.

 

Karena itu, kata Akbar, pada kesempatan tersebut BPK dan DPR memberi sosialisasi mengenai pengawasan pengelolaan dana desa.  “Harapan Pak Gubernur saya pikir nanti bisa menjadi harapan kita semua. Setelah selesai sosialisasi ini kita bersama-sama bisa menghasilkan kerja yang luar biasa bagi desa kita,” kata Akbar.(w03)

Loading...