Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris: Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
kota
Sejak berduet dengan Al Ghazali di film RUNAWAY, nama Tatjana Saphira mulai melejit ke permukaan. Setelahnya, gadis berusia 18 tahun itu memerankan sebuah judul lain yang cukup sukses besar, NEGERI VAN ORANJE dan kini yang terbaru, I AM HOPE.
Baca Juga:
Di film garapan Alkimia Production itu, Tatjana berperan sebagai pejuang kanker bernama Mia. Di sana, ia akan beradu peran dengan pemeran lain seperti Kenes Andari hingga Tio Pakusadewo. Berbagai pengalaman seru pun ia dapatkan selama proses syuting.
“Syuting sama om Tio (Pakusadewo) seru banget. Seneng bisa dapat kesempatan syuting sama om Tio. Setiap scene sama om Tio adalah favorite scene buat aku. Om Tio memang punya aura yang kuat, dia mendorong saya untuk terus mengeluarkan akting terbaik. Scene yang sulit saat di rumah sakit karena aku takut banget sama rumah sakit,” ujar Tatjana.
“Semua scene sulit karena sebagai dokter saya nggak bisa improve. Harus ekstra menghafal di film ini karena kata-kata kedokteran yang ada. Lalu, ini adalah pertama kali saya satu scene dengan Om Tio Pakusodewo, super deg-degan banget. Dia kayak punya power yang besar sekali bisa menguasai satu ruangan. Saya bisa terintimidasi banget dengan akting om Tio karena auranya terlalu besar. Itu momen deg-degan seumur hidup bisa akting sama om Tio,” sambung Kenes yang juga hadir di lokasi.
Pada salah satu scene-nya, Tatjana diplot untuk beradu akting secara langsung dengan seorang pejuang kanker asli. Di situ ia merasakan tantangan yang sangat berbeda dari syuting-syuting biasanya.
“Kami syuting di salah satu lantai rumah sakit yang masih kosong. Ada satu scene yang gabung dengan pasien kanker lain pas lagi kemo. Ada pasien yang ikut main di film ini. Dialognya pasien ini bener-bener yang pernah dia alamin, jadi real banget sih. Itu spontan sih untuk menghadirkan pasien kanker, namanya Made,” pungkas kekasih Herjunot Ali itu.
Pada film-nya, Tatjana diceritakan kehilangan sosok sang ibunda karena penyakit serupa. Namun alih-alih menyerah pada keadaan, ia berjuang sebisa mungkin untuk melawan kankernya. (ozn)
Tokoh Masyarakat Madina H. Syahrir Nasution Dukung PWI Sumut Adukan Hotman Paris Jangan Rendahkan Martabat Wartawan
kota
Dorong Geliat Ekonomi Lokal, BRI BO Sibuhuan Kunjungi Calon Agen Brilink Baru
kota
Layanan Kesehatan Masyarakat Nias Utara Semakin Baik,Pemprov Sumut Terus Dorong Optimalisasi Sejak 2019
kota
Mendukung Program BSPS, BRI BO Sibuhuan Berikan Fasilitas Layanan ke Masyarakat Penerima Bantuan
kota
Diduga Kelalaian Sistemik, Tokoh Pemuda Sumatera Utara Desak Kasus Tabrakan Maut Sibolangit Diusut Hingga Perusahaan
kota
Dukung Program TJSL,BRI BO Sibuhuan Lakukan Survei Kecalon Penerima Bantuan
kota
Kisah Chaidir Saleh, Beri "Sentuhan" Manisnya Melon Premium untuk Petani Milenial
kota
Ledakan Terjadi di Perumahan Grand Polonia Medan, 5 Rumah Alami Rusak
kota
Dianggap Rendahkan Profesi WartawanPWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda
kota
Diduga Bayi Alami Patah Tulang Saat Persalinan di Puskesmas Binanga, Keluarga Kecewa, Aktivis Desak Investigasi
kota