Rusuh Akibat Rasis, Polisi Amerika Harus Belajar ke Indonesia

404

MEDAN I SUMUT24.co
Kerusuhan yang melanda amerika serikat akibat rasis antara kulit hitam dan kulit putih kembali terjadi. Kejadian tersebut akibat ketikadilan aparat polisi amerika dalam menangani tersangka atau pelaku kejahatan sehingga mengakibatkan meninggal dunia. Sudah selayaknya Polisi Amerika belajar ke Indonesia dalam menangani masalah ataupun pendemo dengan adil tanpa memandang suku, ras dan agama. Siapa yang bersalah diproses hukum bukan membuat nyawanya melayang, Ucap Ketua Rumah Sahabat Da’i Sumut H Marasutan Ritonga kepada Wartawan, Selasa (2/6).
Menurutnya, Polisi itu harus humanis sebagai pelayan dan pengayom masyarakat seperti di Indonesia ini, ucapnya. Saya melihat betapa keras perlakuan polisi disana memperlakukan para pendemo. Ada yang dibanting, ada yang diinjak sampai dikeroyok dan macam- macam. Warga Amerika yang konon katanya demokratis dan humanis itu ternyata baru merasakan bagaimana seandainya mereka berada dalam situasi penuh amarah. Dan saya membandingkan mereka dengan teman-teman,wahai polisiku tercinta,saat berhadapan dengan demonstrasi rusuh di bulan Mei tahun lalu,serta demonstrasi hasil Pemilu tahun lalu,saya melihat begitu profesional,begitu sabar dan mampu menahan emosi serta menahan tangan,bahkan teman-teman rela menjadi korban pelemparan, hantaman, juga cacian, supaya kerusuhan tidak meluas kemana-mana. Mungkin saya tidak belum bisa sesabar polisi di Indonesia, ketika berada pada posisi yang sama.Tetapi polisi bisa dan telah membuktikannya. Baru saya melihat, betapa jauh dewasanya aparat Kepolisian kami Indonesia ketika ada pembandingnya. Padahal negara mereka katanya superpower dan sangat maju jika dibandingkan dengan negara kita. Tapi ternyata ketika ada masalah, kelas kita jauh diatas mereka. Terimakasih Polisiku,karena sangat profesional dalam menghadapi demonstran dan warganya,apa yang telah kalian lakukan dalam menangani dan menghadapi para pendemo sangat mengundang simpati dan penghargaan yang tinggi dari kami,kami hormat kepadamu,semoga di masa- masa mendatang, meski jalan semakin terjal dan situasi semakin keras, Polisi akan menjadi benteng dalam dalam menjaga harkat, martabat serta kesatuan bangsa Indonesia,sekali lagi salam hormat dan salut saya kepada Polisi Republik Indonesia, ucap H.Marasutan Ritonga,S.Ag.(red)

Loading...