Rp190 Juta Berserakan di Halaman Bank Mandiri

PERDAGANGAN | SUMUT24
Aksi Sahrul Pohan alias Ucok Pohan (50) Joki Motorcross era 90-an gagal. Saat hendak kabur sambil membawa Rp190 juta hasil curian dari mobil Pak Kades, ia diteriaki maling dan dimassa warga hingga babak belur.

Peristiwa terjadi di parkiran Bank Mandiri Perdagangan, Kamis (13/5) sekira pukul 14.30 WIB. Awalnya Hazuar Simanjuntak (49), Kepala Desa Sumber makmur, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara yang mengendarai mobil Honda Jazz putih BK1633HA, datang ke Bank Mandiri Perdagangan. Maksudnya adalah untuk mentransfer sejumlah uang. Setelah melihat keadaan aman sembari mengunci pintu mobil, ia pun masuk ke bank dan meninggalkan mobil di parkiran. Ternyata, di bangku depan mobil itu, masih ada uang Rp190 juta yang ditaruh dalam kantong plastik hitam. Uang itu sebelumnya baru dicairkan dari Bank Sumut Kota Limapuluh, Batubara.

Saat itulah Sahrul Pohan alias Ucok datang. Tanpa disadari korban dan warga sekitar, ia mendekati mobil. Selanjutnya warga Kota Tebingtinggi ini merusak pintu mobil dan bermaksud membawa kabur uang korban yang ditaruh dalam kantong plastik tersebut.

Namun aksinya itu diketahui Satpam Bank Mandiri bernama Mukti Pramono. Bersama-sama dengan korban, mereka langsung berteriak maling. Spontan aksi itu mengundang perhatian warga. Ucok yang sudah berhasil membobol pintu mobil, langsung menyambar tas plastik berisi Rp190 juta uang pecahan Rp100 ribu tersebut.

Ia pun bergegas kabur menuju Honda Supra X BK2048XAF yang sudah dipersiapkannya dan diparkirkan tak jauh dari lokasi. Begitu menyalakan mesin, Ucok langsung kabur.Namun warga yang sebelumnya mendengar teriakan, melakukan pengejaran. Salah seorang warga berhasil menendang sepedamotornya. Ucok pun terjatuh.

Saat itu uang lembaran merah yang digasaknya dari mobil korban berhamburan di pelataran parkir Bank Mandiri. Ucok kemudian dimassa warga hingga babak belur. Beruntung beberapa personil Polsek Perdagagan langsung datang menyelamatkan Ucok dari amuk warga. Selanjutnya ia diboyong ke Mapolsek Perdagangan bersama barang bukti.

“Saya tidak menyangka, kemungkinan saya sudah diikuti sejak dari Limapuluh,” ujar korban panik. Lanjutnya, itu dibuktikan, begitu ia masuk ke Bank Mandiri, pelaku pun langsung beraksi di mobilnya. “Dia merusak kunci pintu mobil sebelah kiri dengan besi baja. Pintu itupun terbuka.”

Sementara Kapolsek Perdagangan AKP Asmara SH yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda T Simamora, membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut. “Saat ini pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Perdagangan. Ia masih diperiksa intensif,” ujar Simamora.  (Met)