Ribuan Rumah Warga di T.Tinggi Terendam Banjir,  Kerugian materil masih dihitung

143
Tebingtinggi|Sumut24.co
Banjir kiriman yang disebabkan karena meluapnya Sungai Padang yang membelah Kota Tebingtinggi terhitung tanggal 27 sampai dengan 29 November 2020 mengakibatkan 6.663 rumah yang ada di lima kecamatan yang ada di Kota Tebingtinggi terendam banjir dengan kedalaman bervariasi mulai limapuluh sentimeter hingga satu meter.
Akibat dampak banjir kiriman tersebut, kerugian material masih dalam kajian karena banyaknya fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, perkantoran milik Pemko, Polsek, pasar pasar tradisional yang terendam air, ditambah pemukiman rumah warga banyak yang terendam dan rusak.
Pemko Tebingtinggi melalui Jubir Dedi Parulian Siagian menyatakan bahwa banjir kiriman hampir merendam wilayah Kota Tebingtinggi, perkiraan 68,5 Persen digenangi oleh air, kecamatan yang terparah meliputi Kecamatan Rambutan dan Kecamatan Bajenis dan Tebingtinggi Kota.
Dikatakannya,jumlah Kepala Keluarga yang terdampak  banjir mencakup sebanyak 8.368 KK, meliputi Kecamatan Rambutan sebanyak 3.330 KK, Kecamatan Bajenis sebanyak 3.078 KK, Kecamatan Tebingtinggi Kota 1.551 KK, Kecamatan Padang Hulu sebanyak 262 KK dan Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi sebanyak 147 KK.
“Sementara total jumlah jiwa yang terdampak banjir luapan Sungai Padang untuk Kota Tebingtinggi mencapai 32.173 jiwa yang tersebar di lima Kecamatan yang ada di Kota Tebingtinggi,” jelasnya.
Terkait bantuan kepada korban banjir,  kata Dedi,pemerintah kota menyediakan 70  posko diberbagai lokasi terkena banjir dan diberikan pengobatan gratis, bahan pangan bagi korban banjir.Selain itu disediakan juga  perahu karet untuk mengevakuasi warga dilokasi banjir terparah di kota itu (Rel)
Loading...