Polisi OTT Puskesmas Parlayuan, 7 Diamankan , Sita Barang Bukti Rp 188 Juta 

128

MEDAN I Sumut24

Tim Gabungan Dit Krimsus Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Puskesmas Parlayuan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu pada Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam OTT ini, sedikitnya tujuh orang diamankan ke Polres Labuhanbatu.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, ketujuh orang tersebut masing-masing MHJ (41), Kepala Puskesmas Parlayuan warga Jalan Olahraga, Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu, HM (45) jabatan Bendahara BOK Puskesmas Parlayuan warga Jalan Cemara, gang Akasia, Kelurahan Padang Matinggi, Kabupaten Labuhanbatu, SUB (33) jabatan Bendahara JKN Puskesmas Parlayuan, warga Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu.

Kemudian, SD (40) jabatan staf Puskesmas Parlayuan, warga Jalan Pelita I, Aek Paing, Kecamatan Bilah Utara, Kabupaten Labuhanbatu, NH (42) jabatan Staf Puskesmas Parlayuan, warga Aek Paing Bawah II, Kelurahan Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, NIR (33) jabatan Staf Puskesmas Parlayuan, warga Jalan Sempurna Perumahan Azhara Blok B, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, kabupaten Labuhanbatu.

Terakhir, AFN (26) jabatan TKS Puskesmas Parlayuan, warga Jalan Glugur, Gang Cempaka, Kelurahan Silandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

“Dari ketujuh orang yang diamankan disita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 188.315 Ribu,” ujarnya.

Tatan menyatakan pihaknya juga mengamankan dua lembar daftar hadir atau nama nama pegawai/staf yang menerima dana JKN Puskesmas Parlayuan, kemudian selembar daftar rekapan nama-nama penerima dana JKN yang akan dilakukan pemotongan.

Ketujuh orang ini, sambung Tatan masih diamankan di Polres Labuhanbatu untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dirinci Tatan, uang yang disita dari Puskesmas seperti, Dana JKN yang akan dibagikan sebesar Rp 45.080 Ribu ,dana BOK yang akan dibagikan sebesar Rp 29.435 Ribu,

Disita dari Tas Kapus Dana JKN dan BOK hasil pemotongan sebesar Rp 61.100 ribu.

Disita dari dana JKN dan BOK dari rumah Kapus sebesar Rp 62.750 ribu.

Mengenai modus, sambung mantan Wakapolrestabes Medan ini, Dana JKN sebesar Rp93.600 Ribu dan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) sebesar Rp. 162.670 Ribu semester I TA. 2019 yang bersumber dari Pusat kemudian oleh Kapus dengan dibantu Bendahara membagikan kepada Pegawai dan Staf Puskesmas Parlayuan.

“Yang mana pada proses pembagian dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tersebut ditemukan pemotongan sebesar minimal 25 persen (bervariasi) dari jumlah yang diterima oleh Pegawai dan Staf Puskesmas,” katanya. (W05)

Loading...