Polda Sumut Periksa 6 Polisi Terkait Dugaan Penganiayaan, AKP Ricky Pripurna Atmaja PS Kapolsek Percut Sei Tuan

279

MEDAN | SUMUT24.co

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memeriksa enam orang personil Polsek Percut Sei Tuan terkait dugaan kasus pemukulan saksi saat pemeriksaan di Polsek Percut Sei Tuan. Keenam yang diperiksa terdiri dari perwira maupun brigadir.

“Hari ini sedang dilakukan pemeriksaan. Jumlahnya ada enam orang, perwira dan brigadir,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/7/2020).

Kombes Pol Tatan menyebut, Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin memerintahkan penyelidikan dugaan pemukulan saksi ini dilakukan secara tuntas. Dia menjamin semua personel yang terbukti tidak profesional dalam menjalankan tugas bakal diberi sanksi.

“Kapolda sudah memerintahkan untuk dilakukan penyelidikan tentang dugaan-dugaan tersebut. Pada prinsipnya Polda tetap bertindak profesional, dalam artian apabila dalam proses pelaksanaan tugas ada kesalahan, ada dilakukan penyimpangan tidak sesuai aturannya akan ditindak,” ujar Tatan.

“Kita belum tahu. Kita masih di lapangan, yang pasti ada anggota baik itu perwira maupun brigadir. Yang pasti nanti pemeriksaan selesai, pasti kita umumkan,” sambung Tatan.

Sekaitan dengan hal itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SIK MSi kepada wartawan, Kamis (9/7/2020) sore di Mapolrestabes Medan menerangkan, Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Ricky Pripurna Atmaja ditetapkan sebagai Pejabat Sementara (PS) Kapolsek Percut Sei Tuan menggantikan Kompol Otniel Siahaan yang di bebastugaskan sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan.

Diterangkan orang nomor satu di Mapolrestabes Medan ini, AKP Ricky layak menjadi PS Kapolsek Percut Sei Tuan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Percut Sei Tuan.

Tentunya sambung Kapolrestabes Medan, dengan kehadiran AKP Ricky bisa meningkatkan kinerja personel Polsek Percut Sei Tuan dalam memberikan rasa aman.

“Saya yakin suasana tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan,” ujar Kapolrestabes Medan sembari mengaku, kiprah AKP Ricky, sudah tidak diragukan lagi dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga Percut Sei Tuan.

Disinggung mengenai Laporan Pengaduan (LP) korban a.n Sarpin (59) warga Sei Rotan yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum persponil Polsek Percut Sei Tuan, Kombes Pol Riko menerangkan, bahwa sudah ada dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah oknum Personil Polsek Percut Sei Tuan atas dugaan melakukan penganiayaan di dalam sel Polsek Percut Sei Tuan.

Kombes Riko menambahkan, tidak pernah memberikan toleransi kepada anggota yang melakukan pelanggaran-pelanggaran pidana.

“Komitmen kami, Semua akan diproses dan dituntaskan dengan cepat oleh penyidik Polrestabes Medan, ” jelasnya sembari mengharapkan kepada warga Kota Medan terus berperan aktif untuk menjaga suasana tetap aman dan kondusif.(W02)

Loading...