PLN UIKSBU Ajak Stakeholder Dan Mitra Dukung Penerapan Manajemen Anti Penyuapan

0
129

MEDAN | SUMUT24.co

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIKSBU) mengajak seluruh stakeholder dan mitra kerja di lingkungan PLN Unit Induk Pembangkitan Sumbagut (UIK-SBU) untuk mendukung dalam penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Hal tersebut dikatakan General Manager (GM) PLN UIKSBU, Purnomo dalam acara Multi Stakeholder Forum dengan tema “Sinergi dan Transformasi Menuju UIKSBU Hebat berlandaskan AKHLAK’, di Convention Hall Santika Medan, Selasa (24/5).

Dalam acara sehari yang menghadirkan narasumber antara lain Dirpam Objek Vital Nasional Polda Sumut, Asintel Kejaksaan Tinggi Sumut I Made Oka Putra SH, Lantamal diwakili Kolonel Laut Gemma Eka Putra, BPN dan lainnya. Pada acara itu dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama PT PLN (Persero) UIKSBU dan stakeholder serta penandatanganan komitmen bersama dengan para mitra kerja di lingkungan PLN UIKSBU dalam menerapkan SMAP.

General Manager PLN UIKSBU, Purnomo dalam pemaparannya menyebutkan, PLN UIK-SBU mencakup wilayah dari Aceh, Sumatera Utara, Pulau Nias, Pekanbaru hingga Riau, membawahi 7 unit pelaksana baik pengendali pelaksana pembangkitan maupun pemeliharaan.

Dalam menjalankan kegiataannya PLN UIK-SBU mengacu kepada slogan AKHLAK yang merupakan ratifikasi budaya korporat atau core values yang dianut seluruh anak usaha PLN Group yang masih terhitung sebagai bagian dari keluarga besar BUMN. AKHLAK sendiri adalah singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

Purnomo menyampaikan, sesuai dengan arahan Dirut PLN, pihaknya mengajak seluruh stakeholder dan mitra kerja PLN untuk mendukung dan menerapkan SMAP. Bahwa sejalan dengan pencegahan terjadinya konflik kepentingan maka, seluruh personel PLN dan mitra kerja PLN untuk menerapkan 4 No’s.

Adapun 4 No’s tersebut yaitu No Bribery (hindari/menolak segala bentuk suap menyuap dan pemerasan), No Kickback (hindari/menolak meminta komisi, tanda terima kasih baik dalam bentuk uang dan dalam bentuk lainnya), No Gift (hindari/menolak penerimaan/ pemberian hadiah atau gratifikasi yang bertentangan dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku), dan No Luxurious Hospitality (hindari/menolak penyambutan dan jamuan yang berlebihan).

“SMAP ini tidak bisa berjalan kalau tidak dimulai. Jangan menunggu orang lain memulai. Tetapi harus dimulai dari diri kita sendiri. Mudah-mudahan semua bisa mendukung SMAP ini dan bisa kita tunjukkan GCG serta bisa bermanfaat untuk kelistrikan di Sumatera Bagian Utara,” katanya.

Sementara Asintel Kejaksaan Tinggi Sumut I Made Oka Putra SH menjawab pertanyaan tata cara memperoleh pendampingan kejaksaan untuk pekerjaan di PLN mengatakan, silahkan buat surat permohonan agar didampingi. Namun itu perlu keterbukaan akan proyek dan rincian yang dikerjakan. Perlu keterbukaan, karena

Dalam pengamanan dilakukan akan ada konplik. Seperti masalaah tanah untuk membangun tower,katanya.(C04)