Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Pemko Medan Jadikan Keteladanan Rasul Tangkal Pemahaman Radikalisme

Medan|SUMUT24
Warga Kota Medan diajak untuk terus menjaga semangat kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Di samping itu jangan mau diadu domba oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Perbedaan yang ada saat ini justru harus disyukuri sebagai bukti kebesaran Sang Khalik.

Pesan ini disampaikan Al Ustadz Ahmad Al Habsyi ketika memberikan tausiah pada Peringatan Maulid Nabi Besar SAW 1437 H yang digelar Pemko Medan di Lapangan Eks Taman Ria Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (27/1).

“Meski penduduk Kota Medan terdiri dari 8 etnis dan agama yang berbeda, mari terus kita jaga kebersamaan. Jangan mau diadu domba oleh orang yang sebenarnya tidak mengetahui agama dengan benar,” kata Al Habsyi.

Dikatakan Al Habsyi, berjihad itu bukan meledakkan bom ataupun menembaki orang-orang yang tidak berdosa secara brutal. Cara-cara seperti itu tentunya sangat bertentangan dan tidak sesuai dengan ajaran Islam. “Jadi jangan pernah takut sedikit pun kepada teroris, takutlah kepada Allah,” pesannya.

Untuk itulah Al Habsyi selanjutnya mengajak seluruh jemaah yang hadir agar mewaspadai setiap ada orang-orang asing maupun sekelompok orang-orang yang bersikap maupun bertindak mencurigakan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Apabaila ditemukan, segera laporkan kepada aparat kepolisian maupun TNI,” ungkapnya.

Selain terus menjaga kebersamaan, Al Habsyi dalam tausiahnya yang dihadiri ribuan jemaah dari seluruh penjuru Kota Medan ini, juga mengajak untuk selalu menyangi kedua orang tua. Apalagi jika kedua orang tua saat ini masih hidup, jangan pernah sekali pun mensia-siakan mereka. Apabila sudah meninggal dunia, Al Habsyi pun berpesan untuk terus mendoakan mereka.

Hampir seluruh jemaah yang hadir menitikkan air mata lantaran tak kuasa menahan rasa haru, termasuk Plt Gubsu, Ir H T Erry Nuradi MSi, Pj Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan dan Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Suryati Randiman Tarigan ketika Al Habsy mengajak untuk sejenak mengenang kedua orang tua, termasuk atas kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan selama ini kepada mereka diiringi dengan shalawat dan doa.

Sebelum tausiah dimulai, Selaku Penjabat (Pj) Walikota Medan, Randiman Tarigan mengatakan bahwa Peringatan Maulid tersebut dilakukan Pemko Medan secara rutin setiap tahun.

“Acara ini memang kita selenggarakan setiap tahunnya. Dengan peringatan ini kita harapkan masyarakat Medan dapat meneladani sifat dan perilaku terpuji Nabi Besar Muhammad SAW,” ujar Randiman usai membuka acara Maulid Nabi tersebut.

Dalam acara tersebut, acara Maulid juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang dilakukan secara simbolis oleh Tengku Erry Nuradi dan Randiman Tarigan.

Peringatan Maulid ini berjalan dengan penuh khidmat. Lebih dari 7 ribu warga memenuhi tenda utama. Lantaran jumlah jemaah yang datang cukup banyak, tenda-tenda untuk konsumsi terpaksa berubah fungsi untuk menampung jemaah yang tidak kedapatan tempat. Tak satu pun jemaah meninggalkan lokasi acara sampai peringatan Maulid berakhir. Selain tausiah, Maulid juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang dilakukan asecara simbolis oleh Plt Gubsu dan Pj Wali kota. (H)