Perguruan Karate Tako Akan Menggelar Pertandingan full Contaks

56

MEDAN I SUMUT24.co
Latihan karate bela diri Tako bersama senior di Medan club yang terletak persis di Pusat Kota Medan Jl. R.A. Kartini No. 36 Medan tepatnya belakang Kantor Gubernur Sumatera Utara Minggu ( 12/1/2020 ) sangat nyaman dan asri. Gedung yang dibangun pada tanggal 19 September 1879, saat itu bernama Club House of The Witte Societeit atau disebut juga rumah kopi, kini tempat kami berkumpul dan latihan bersama sejak 5 tahun belakangan.

Turut hadir mengikuti latihan, Guru HN. Serta Ginting DAN VII, Guru Riza Mitiara DAN VII, Guru Ir Supardi NS. DAN VI dan tampak juga para senior Timbul Saragih, Hasan Basri Siregar tak ketinggalan junior Tako mulai dari tingkat sabuk coklat dan sabuk hitam terus semangat mengikuti latihan bela diri selama satu jam nonstop di pimpin langsung oleh instruktur senior Hasan Basri Siregar.

Guru HN Serta Ginting 78 tahun kecintaan beliu terhadap perguruan Tako memang sangat luar biasa, betapa tidak, ” saya berangkat dari Jakarta begitu mendarat di bandara internasional Kuala namu langsung menuju ke Medan club untuk bisa mengikuti latihan, ujar mantan Anggota DPR-RI yang pernah duduk di komisi 9 ini.

Begitu juga Guru Reza Mutiara 74 tahun pengusaha sukses yang bergerak di exportir kelapa sawit sampai ke Amerika serikat dan Abu Dhabi dengan begitu padatnya jadwal kerja, tetap saja beliu melapangkan waktunya untuk bisa mengikuti latihan karate Tako seni bela diri.

Ketika disinggung apa rahasia beliu Reza panggilan akrabnya yang sudah sepuh ( 74 ) tahun tapi tetap saja kondisi tubuhnya segar nonstop latihan menendang, memukul, meloncat dan menangkis selama 1 jam penuh, dengan enteng Guru penyandang DAN VII ini menjawab, di Tako ada falsafah Perkasa, Rendah Hati, Luhur Budi. tegasnya mengingatkan para generasi muda di Tako.

Lebih jauh lagi Guru Reza menjelaskan, Perkasa jangan di paham dalam artian yang sempit, secara terus menerus kita berlatih itu bagian dari perkasa tuturnya. jadi bukan hanya perkara menang atau kalah dalam bertanding, karena dengan terus kita latihan hal itu dapat menjaga gerakan replek dan kebugaran tubuh katanya.

Dikesempatan itu Guru Serta Ginting sebelum menutup latihan mengumumkan, dalam waktu dekat akan kita gelar pertandingan full contacts ( peserta diboleh kan menyerang sepenuhnya tanpa ada alat pelindung) di atas usia 50 tahun keatas, Tujuannya kita mau melihat apakah para karateka khususnya warga Tako mereka masih tetap menjaga fhisik, teknik , dan mentalnya apa tidak.

“Perkara hadiah, kami berdua ( Serta Ginting dan Reza Mutiara ) akan menyiapkan besaran hadiahnya, asal pesertanya diatas 30 orang, kalau cuma 10 orangnya untuk apa di gelar ” terkait persyaratan nanti di umumkan saudara kita Timbul Saragi yang kita tunjuk sebagai pelaksana tutup Serta Ginting.(Hari’S).

Loading...