Ngobrol Bareng Bobby-Aulia, Juhendri Chaniago : Mengubah Kota Medan Adalah Peristiwa Budaya

142

MEDAN I SUMUT24.co
Budayawan Juhendri Chaniago
mengatakan, kalau bicara budaya, apapun yang dibahas termasuk pilkada adalah merupakan budaya, bukan hanya nyanyi, lagu-lagu, musik, adat istiadat dan lain sebagainya. Bicara aspek budaya, kalau kita bicara kebudayaan salah satunya adalah pilkada. Mau mengubah kota medan adalah juga peristiwa budaya, tegasnya sebagai pembicara dalam ngobrol bareng Bobby Nasution -Aulia Rahman untuk perubahan Medan di Cafe Nongkrong, Kamis (22/10).

Menurut Juhendri yang juga sastrawan itu mengatakan, Kalau memilih walikota pada 9 Desember 2020 adalah juga budaya. Makanya kepada masyarakat kalau ada calon Walikota/Calon wawalkot tak bisa dikritik jangan dipilih, ucapnya. Tanya dulu bisa dikritik atau tidak, kalau tak bisa dikritik jangan pilih, tegasnya. Begitujuga bicara membangun kota juga bicara budaya. Kenapa pilkada kita bicara budaya, visi misi adalah merupakan juga budaya. Jadi yang perlu dirubah di Kota Medan ini adalah budaya. Saya juga heran kota medan sebesar ini gedung budayanya aja tak ada, seperti lahannya punya Pemko Medan, bangunannya punya Pemprovsu mau diusir pula semuanya, bingung saya, ucapnya. Kalau medan ini mau maju budayanya yang perlu dirubah, karena semuanya berkaitan dengan kebudayaan, ucapnya.(red)

Loading...