Senin, 19 Oktober 2026

Dinkes Beri Tips Jaga Kesehatan Akibat Asap Karhutla, Bagikan Masker kepada Masyarakat

Administrator - Rabu, 14 Oktober 2026 11:41 WIB
Dinkes Beri Tips Jaga Kesehatan Akibat Asap Karhutla, Bagikan Masker kepada Masyarakat

P.Siantar l Sumut24.
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memberikan tips menjaga kesehatan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu, Dinkes telah membagikan masker kepada masyarakat.

Baca Juga:

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar Urat Hatoguan Simanjuntak SKM MKes, Rabu (14/10/2026) menyampaikan, asap akibat karhutla mengandung partikel berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi mata, gangguan pernafasan, memperburuk penyakit jantung dan paru, serta menurunkan daya tahan tubuh.

Urat memberikan tips yang bisa dilakukan masyarakat, yakni menggunakan masker yang tepat, mengurangi aktivitas di luar ruangan, menutup pintu dan jendela, memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, melindungi kelompok rentan, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami batuk, sesak nafas, iritasi mata, atau keluhan kesehatan lainnya.

Guna mengantisipasi dampak asap kebakaran, Dinkes bergerak cepat dengan membagikan masker kepada pengendara yang melintas di Jalan Sutomo, tepatnya di depan Kantor Dinkes Kota Pematangsiantar. (LP)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dinkes, Disdik, dan BPBD Paluta Bersinergi, Ratusan Masker Dibagikan ke Sekolah
TGR Rp 5,4 Miliar Proyek Dinkes Asahan : Sebagian Sudah Dikembalikan, Sebagian Lain Terancam Sanksi Hukuman Berat
Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Tindakan Preventif, Modesta Marpang SKM Minta Maksimalkan Pelayanan Kesehatan di Posyandu
Target Eliminasi 2030 Terancam, Kasus Malaria di Sumut Masih Tinggi
21 Paket Proyek Dinkes Asahan Tersandung TGR Miliaran Rupiah, Uang Negara Diduga Belum Kembali
komentar
beritaTerbaru