Sabtu, 17 Oktober 2026

Dinkes, Disdik, dan BPBD Paluta Bersinergi, Ratusan Masker Dibagikan ke Sekolah

Administrator - Sabtu, 17 Oktober 2026 13:14 WIB
Dinkes, Disdik, dan BPBD Paluta Bersinergi, Ratusan Masker Dibagikan ke Sekolah

Paluta | Sumut24.co

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, memperkuat upaya pencegahan penularan penyakit influenza di lingkungan sekolah melalui pembagian masker kepada peserta didik.

Sebanyak 600 lembar masker disalurkan kepada siswa SD Negeri 3 Gunungtua dan SMP Negeri 1 Padang Bolak, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas Utara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan, terutama di tengah kewaspadaan terhadap penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Penyaluran masker dilakukan di dua sekolah. SMP Negeri 1 Padang Bolak menerima sebanyak tujuh kotak atau 350 lembar masker, sedangkan SD Negeri 3 Gunungtua memperoleh lima kotak atau 250 lembar masker.

Dengan demikian, total masker yang dibagikan kepada peserta didik di kedua sekolah tersebut mencapai 12 kotak atau 600 lembar.

Kegiatan pembagian masker dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara, Kepala BPBD, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, serta sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dari lingkungan Dinas Kesehatan.

Keterlibatan sejumlah perangkat daerah tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak usia sekolah.

Lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan penularan penyakit. Aktivitas belajar yang melibatkan banyak siswa dalam satu ruangan membuat penerapan kebiasaan hidup sehat menjadi hal penting untuk terus disosialisasikan.

Melalui pembagian masker ini, para siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan diri, memperhatikan kebersihan lingkungan, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kegiatan sehari-hari.

Penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah pendukung untuk mengurangi risiko penularan penyakit pernapasan, terutama ketika seseorang mengalami batuk, pilek, atau gejala gangguan pernapasan lainnya.

Selain penggunaan masker, upaya pencegahan juga perlu disertai kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menghindari kontak dekat dengan orang lain ketika sedang sakit.

Siswa yang mengalami gejala penyakit diharapkan segera menyampaikan kondisinya kepada orang tua, guru, atau petugas kesehatan agar dapat memperoleh penanganan yang sesuai.

Edukasi kesehatan secara berkelanjutan juga diperlukan agar pembagian masker tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat mendorong terbentuknya kebiasaan hidup sehat di kalangan peserta didik.

Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BPBD Kabupaten Padang Lawas Utara berkomitmen memperkuat koordinasi dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan di lingkungan pendidikan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit.

Pembagian 600 masker di SD Negeri 3 Gunungtua dan SMP Negeri 1 Padang Bolak menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya perlindungan kesehatan peserta didik.

Ke depan, keberlanjutan edukasi kesehatan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat tetap menjadi bagian penting dalam menjaga aktivitas belajar mengajar agar berlangsung di lingkungan yang aman dan sehat.

Seluruh rangkaian kegiatan pembagian masker di kedua sekolah tersebut dilaporkan berlangsung tertib dan lancar.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
TGR Rp 5,4 Miliar Proyek Dinkes Asahan : Sebagian Sudah Dikembalikan, Sebagian Lain Terancam Sanksi Hukuman Berat
Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Tindakan Preventif, Modesta Marpang SKM Minta Maksimalkan Pelayanan Kesehatan di Posyandu
Target Eliminasi 2030 Terancam, Kasus Malaria di Sumut Masih Tinggi
21 Paket Proyek Dinkes Asahan Tersandung TGR Miliaran Rupiah, Uang Negara Diduga Belum Kembali
Pengadaan Komputer Dinkes Asahan di Mark-up Rp3,3 Miliar, TGR Rp1,2 Miliar Belum Dikembalikan
komentar
beritaTerbaru