Selasa, 28 April 2026

Wakil Bupati Asaha Pimpin Peringatan Hari Otonomi Daerah, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kemandirian Dan Kesejahteraan Rakyat

Bambang Sumantri - Senin, 27 April 2026 22:41 WIB
Wakil Bupati Asaha Pimpin Peringatan Hari Otonomi Daerah, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kemandirian Dan Kesejahteraan Rakyat
Istimewa
sumut24.co -ASAHAN, Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Asahan pada Senin pagi ini, saat Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Senin (27/04/2026) berlangsung tertib sejak pukul 08.00 Wib, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan nasional ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan serta jajaran pemerintahan.

Baca Juga:
Upacara ini menjadi momen penting untuk menilai kembali perjalanan penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus memperkuat tekad dalam mewujudkan pelayanan dan pembangunan yang lebih baik. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Kepala Kepolisian Resor Asahan Selamat Riayadi, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan Komando Distrik Militer 0208 Asahan, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan yang diwakili Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Dr. RM Yusuf Trisnajaya, S.H., M.H., serta perwakilan Komando Pangkalan Angkatan Laut Asahan. Turut hadir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.Kn, para pejabat eselon, kepala organisasi perangkat daerah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara dan peserta lainnya yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan amanat resmi yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Dalam pidatonya, Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa peringatan hari otonomi daerah bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Otonomi daerah disebut sebagai instrumen utama yang berperan besar dalam memeratakan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat.

Mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita", kegiatan tahun ini menekankan bahwa kemandirian daerah harus diwujudkan melalui pengelolaan potensi lokal secara optimal, serta terjalinnya kerja sama yang erat dan selaras antara pemerintah pusat dan daerah. Berbagai langkah strategis pun digariskan untuk mewujudkan tujuan tersebut, mulai dari menyelaraskan perencanaan dan penggunaan anggaran antara pusat dan daerah, memperbaiki sistem pemerintahan yang berfokus pada hasil dan memanfaatkan kemajuan teknologi, memperkuat kemampuan keuangan daerah, membangun kerja sama antarwilayah, hingga memusatkan perhatian pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta mengurangi kesenjangan pembangunan.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga diingatkan untuk terus memperkuat kestabilan dan ketahanan wilayah dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul, baik dari dalam negeri maupun dampak situasi global. Beberapa tantangan yang perlu diantisipasi meliputi ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan, kestabilan kondisi ekonomi, dampak perubahan iklim, serta pemanfaatan dan pengembangan kemajuan teknologi secara tepat guna.

Untuk mewujudkan hal-hal tersebut, disampaikan pula berbagai langkah nyata yang harus dijalankan, seperti memastikan ketersediaan pangan melalui penyempurnaan aturan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta sistem distribusi yang merata; mewujudkan kemandirian energi melalui pemanfaatan berbagai sumber daya dan penggunaan yang efisien; mengelola sumber daya air secara bertanggung jawab demi keberlanjutan kehidupan; membangun sistem pemerintahan yang terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, serta bebas dari praktik korupsi; hingga mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di tengah masyarakat.

Sebagai penekanan utama, amanat tersebut juga menggarisbawahi arahan Presiden Republik Indonesia terkait penggunaan anggaran negara dan daerah. Ditekankan bahwa setiap kegiatan pemerintahan harus diselenggarakan dengan cara yang sederhana dan tidak berlebihan, memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal, serta memastikan setiap rupiah yang digunakan memberikan manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah juga diminta untuk menghindari segala bentuk pemborosan yang tidak memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Otonomi Daerah di Kabupaten Asahan berakhir tepat pada pukul 08.45 Wib. Berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik tolak baru bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk bekerja sama mewujudkan kemajuan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan. (dre)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Berhasil Bongkar Jalur Peredaran, Polres Asahan Amankan 43,68 Gram Sabu di Tengah Perkebunan Sawit
Wakil Bupati Rianto Hadiri Paripurna, Terima Rekomendasi LKPJ 2025 dari DPRD Asahan
Women Leader Festival 2026, Menggaungkan "She Power The Crisis" di Medan
SEMMI Kabupaten Asahan Genap Berusia 70 Tahun: Perkuat Kolaborasi untuk Wujudkan Daerah yang Religius, Maju, dan Berkelanjutan
Bobby Nasution Dorong Perempuan Seimbangkan Peran Rumah Tangga dan Ruang Publik
Polres Asahan Bongkar Jaringan Narkoba di Tengah Perkebunan Sawit, Satu Pelaku Ditangkap
komentar
beritaTerbaru