Minggu, 22 Februari 2026

India Gaungkan Revolusi Global : Visi MANAV dan Masa Depan AI yang Berpusat pada Kemanusiaan

Administrator - Sabtu, 21 Februari 2026 09:45 WIB
India Gaungkan Revolusi Global : Visi MANAV dan Masa Depan AI yang Berpusat pada Kemanusiaan
sumut24.co - Medan

Baca Juga:

Dalam sebuah momentum bersejarah yang menandai pergeseran paradigma teknologi dunia, Perdana Menteri India, Narendra Modi, secara resmi membuka KTT Dampak AI 2026. Di hadapan para Kepala Negara, inovator, dan delegasi dari lebih dari 100 negara, India menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai pengguna teknologi, melainkan sebagai arsitek utama masa depan kecerdasan buatan (AI) yang etis dan inklusif.

Dalam pidatonya, PM Modi menyetarakan penemuan AI dengan penemuan api, listrik, dan internet. Namun, ia menekankan satu perbedaan krusial: kecepatan. Perubahan yang dulu memakan waktu puluhan tahun, kini terjadi dalam hitungan minggu.


"AI menjadikan mesin cerdas, tetapi tugas kita adalah memastikan AI menjadi pengganda kekuatan bagi niat baik manusia," ujar Modi. Mengusung filosofi tradisional 'Sarvajana Hitaya, Sarvajana Sukhaya' (Kesejahteraan dan Kebahagiaan bagi Semua), India berkomitmen menempatkan manusia di jantung setiap algoritma.

KTT ini memamerkan bukti nyata bagaimana AI telah mengubah kehidupan di akar rumput India yakni :


Sarlaben (AMUL): Asisten digital berbasis AI yang kini memandu 3,6 juta peternak susu—sebagian besar perempuan—mengenai kesehatan ternak dalam bahasa daerah mereka secara real-time.

Bharat VISTAAR: Platform multibahasa yang memberdayakan petani dengan informasi cuaca dan harga pasar yang akurat, mengubah data menjadi kemakmuran.

Memperkenalkan Kerangka "MANAV"
Sebagai solusi atas tantangan tata kelola global, India memperkenalkan kerangka MANAV (yang dalam bahasa Sanskerta berarti 'Manusia'). Kerangka ini dirancang sebagai kompas moral bagi pengembangan AI di abad ke-21.

PM Modi juga memberikan peringatan keras mengenai risiko deepfake yang mengancam masyarakat demokratis. Beliau menyerukan adanya "Label Nutrisi Digital"—sebuah standar global untuk watermarking dan verifikasi sumber konten guna menjaga kepercayaan publik di ruang siber.

Untuk mendukung visi ini, India melalui Misi AI India telah mengerahkan ribuan GPU (Graphic Processing Units) untuk menyediakan daya komputasi kelas dunia dengan tarif terjangkau. Langkah ini memungkinkan startup terkecil sekalipun untuk berkompetisi di tingkat global melalui Repositori AI Nasional yang telah didemokratisasi.

Menutup pidatonya, PM Modi mengajak komunitas internasional untuk melihat India sebagai laboratorium inovasi dunia. Dengan kombinasi unik antara keberagaman, demokrasi, dan dinamisme demografis, solusi yang lahir di India diyakini mampu melayani umat manusia di mana pun. (Rel)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perkuat Hubungan Budaya, Konsulat India di Medan Hadirkan Kisah Inspiratif Sridevi
Rayakan Hari Republik ke-77, Konsulat Jenderal India di Medan Tegaskan Semangat "Friends Forever"
Perkuat Kerja Sama India–Indonesia melalui ITEC, Konsul Jenderal India, Medan Terima Kunjungan Wali Kota Jambi
Konjen India di Medan dan Universitas Sari Mutiara Peringati Gandhi Jayanti di Medan
komentar
beritaTerbaru