Rabu, 04 Februari 2026

Hadapi Ramadan 2026, Bobby Nasution Pastikan Pangan Sumut Aman dan Surplus

Administrator - Minggu, 01 Februari 2026 19:45 WIB
Hadapi Ramadan 2026, Bobby Nasution Pastikan Pangan Sumut Aman dan Surplus
Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, stok pangan di Sumatera Utara (Sumut) dalam kondisi surplus. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution saat kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumu
MEDAN – Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, stok pangan di Sumatera Utara (Sumut) dalam kondisi surplus. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution saat kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Medan, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga:

Diketahui, sejumlah bahan pangan pokok seperti beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng di Sumut berada dalam kondisi surplus. Padahal, beberapa waktu lalu cabai merah sempat menjadi salah satu penyebab inflasi di Sumut.

"Ini kalau dilihat surplus semua, dari jumlah kebutuhan dan produksi, surplus," kata Bobby.

Bobby mengungkapkan, pada Oktober 2025 cabai merah sempat menjadi pemicu inflasi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut kemudian melakukan intervensi dengan mendatangkan cabai dari Jawa Timur. Setelah memasuki masa panen, cabai merah tidak lagi menjadi penyebab inflasi.

Pemprov Sumut juga memiliki berbagai upaya pengendalian inflasi yang dirangkum dalam 11 aksi cepat. Langkah tersebut antara lain pembagian gratis komoditas penyumbang inflasi, bundling beras SPHP murah dengan cabai merah, percepatan program bantuan pangan, pasar murah, intervensi tata niaga, sidak pasar, monitoring distribusi pangan, penguatan kerja sama antardaerah, penugasan BUMD untuk mengelola cabai dan bawang merah, antisipasi pangan program MBG, serta penetapan toko pantau inflasi.

Selain itu, Bobby memaparkan kepada Komisi XI DPR RI bahwa pada tahun 2026 Pemprov Sumut akan membangun tiga cold storage di daerah penghasil dan daerah konsumsi. Pemprov Sumut juga akan membangun solar dryer dome di beberapa wilayah Sumut.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hanif Dhakiri menilai inflasi di Sumut cukup tinggi. Namun, menurutnya kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kebijakan atau kelangkaan permanen, melainkan faktor bencana dan cuaca.

Dari kunjungan tersebut, Hanif juga menilai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut telah bekerja dengan baik. Sinergi antara Pemprov Sumut dan Bank Indonesia dinilai berjalan positif.

"TPID Sumut kinerjanya cukup baik, sinergi Bank Indonesia dengan Pemprov berjalan, operasi pasar berjalan, monitoring harga berjalan dengan baik, ke depan kita dorong hal bersifat positif ini dipertahankan," kata Hanif.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
SPPG Desa Suka Jadi Solid Siapkan Diri Hadapi Lomba Antar Relawan HUT ke-22 Sergai
Selepas Tapteng, Sibolga Dan Tapsel, Kota Tanjungbalai Siap Menghadapi Bencana Hidrometeorologi
Pangdam I/BB 'Hadapi Aksi dengan Berbagi', Ketua Bapera Sumut : Apresiasi Tinggi Kepada Pangdam I/BB
Hadapi Perusahaan Platform Digital, Dewan Pers Tak akan Tinggalkan Perusahaan Pers Berskala Kecil
komentar
beritaTerbaru