sumut24.co -BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (
Inalum) menandai 50 tahun perjalanan dengan kinerja tertinggi sepanjang sejarah dan keberpihakan nyata kepada kemanusiaan.
Baca Juga:
Di tengah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara,
Inalum meniadakan seluruh rangkaian hiburan perayaan HUT ke-50.Anggaran selebrasi dialihkan sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Direktur Utama
Inalum, Melati Sarnita menegaskan, usia emas perusahaan bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi atas peran strategis dan tanggung jawab sosial BUMN."
Inalum lahir dan tumbuh bersama Indonesia. Di usia 50 tahun ini, kami memastikan pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,"tegas Melati.
Keputusan tersebut ditegaskan Corporate Secretary
Inalum, Mayaruddin menjelaskan, sebagai wujud empati dan keberpihakan perusahaan terhadap kondisi sosial di wilayah terdampak bencana. Dana yang semula dialokasikan untuk panggung hiburan dan jalan santai dialihkan penuh ke program CSR.Di sisi kinerja, 2025 menjadi tahun bersejarah bagi
Inalum. Perusahaan mencatat All Time High Production sebesar 280.082 metrik ton dan All Time High Sales mencapai 280.141 metrik ton, tertinggi sepanjang sejarah operasional.
Capaian tersebut diraih melalui inovasi berkelanjutan, efisiensi operasional serta strategi bisnis adaptif di tengah tekanan industri aluminium global."
Rekor ini menegaskan posisi
Inalum sebagai produsen aluminium nasional yang tangguh dan berdaya saing,"sebut Mayaruddin diterima Sumut24.co, Rabu (21/1/2025).
Dijelaskan, ke depannya,
Inalum akan mempercepat penguatan Industri Aluminium terpadu untuk mendukung kemandirian industri strategis nasional sekaligus memperluas kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.
Sebagai BUMN industri aluminium terintegrasi,
Inalum mengelola pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan memproduksi aluminium primer untuk pasar domestik dan ekspor.Sejak didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang,
Inalum sepenuhnya menjadi milik negara sejak 2013 dan kini tergabung dalam Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID.
Peringatan usia emas
Inalum digelar secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan.
Kegiatan dirangkai dengan Operasi Katarak Gratis serta Gerakan Donor Darah bersama PMI Batu Bara di Tanjung Gading, Sumatera Utara."
Inalum berkomitmen terus hadir dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,"tutupnya.(Jo)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News