Jumat, 27 Februari 2026

Empat Oknum Aktivis Terjaring OTT di Padangsidimpuan,Ada Apa dengan Video Gold Dragon..

Administrator - Selasa, 07 Oktober 2025 18:05 WIB
Empat Oknum Aktivis Terjaring OTT di Padangsidimpuan,Ada Apa dengan Video Gold Dragon..
Istimewa
sumut24.co -Padangsidimpuan, Empat aktivis di Kota Padangsidimpuan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh personel Polres Padangsidimpuan pada Senin malam, (6/10/2025). Keempatnya diduga terlibat dalam kasus pemerasan terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Walikota Padangsidimpuan.

Baca Juga:
Berdasarkan informasi yang diterima, keempat aktivis tersebut masing-masing berinisial DS, MAB, ZP, dan ARH. Mereka diamankan petugas saat berada di salah satu kafe kawasan Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, bersama barang bukti berupa uang tunai yang mencapai puluhan juta rupiah.

Kasus ini bermula ketika korban, seorang ASN di Kantor Walikota Padangsidimpuan, mendapat kabar dari seseorang bernama Ipnul bahwa para terlapor ingin bertemu di Kafe Dell pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam pertemuan tersebut, para terlapor diduga menunjukkan video pejabat saat berada di Gold Dragon Medan dan meminta sejumlah uang agar video tersebut tidak disebarkan atau dijadikan bahan aksi demonstrasi. Korban yang merasa tertekan akhirnya mentransfer uang sebesar Rp3 juta ke akun Dana dengan nomor 0821*******

Namun upaya mereka tak berhenti di situ. Pada Senin malam (6/10/2025), para terlapor kembali menghubungi korban dan mengatur pertemuan di Kembar Kafe.

Dalam pertemuan kedua ini, mereka kembali meminta uang tambahan sebesar Rp15 juta. Saat uang itu berpindah tangan, tim Opsnal Reskrim Polres Padangsidimpuan langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan para pelaku bersama barang bukti uang di saku jaket salah satu terlapor.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim AKP Hasioalan Naibaho belum memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Pihak kepolisian disebut masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap keempat terduga pelaku dan mengumpulkan bukti tambahan untuk memperkuat penyelidikan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aktivis, namun justru diduga menyalahgunakan statusnya untuk melakukan pemerasan. Masyarakat pun berharap agar Polres Padangsidimpuan bertindak tegas dan objektif, serta mengungkap seluruh fakta yang ada tanpa pandang bulu.(zal)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gedung/Kantor DPD KNPI Asahan Jadi Milik Pribadi, Aktivis Asahan Minta APH Bongkar Sindikat Penjualan
Safari Ramadan Hari Kedua, Bupati dan Sekda Laksanakan Kegiatan di Kecamatan Berbeda
Tempat Hiburan Malam HIO di Komplek Graha Kisaran Terbakar
Sambut Imlek 2026 M, BRI Tebing Tinggi Kenakan Busana Nuansa Merah
Syahrir Nasution: Aktivis Militan Harus Istiqomah, Penjara Itu “Perguruan Tinggi” Pergerakan
Empat Bulan Terakhir, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Perjudian, 62 Tersangka Diamankan
komentar
beritaTerbaru