Minggu, 15 Maret 2026

Presiden Prabowo Bahas Pembangunan Tanggul Laut Pantura Bersama AHY dan Didit Herdiawan

Administrator - Kamis, 11 September 2025 01:34 WIB
Presiden Prabowo Bahas Pembangunan Tanggul Laut Pantura Bersama AHY dan Didit Herdiawan
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Laksamana (Purn) Didit
JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Laksamana (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Baca Juga:

Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan tanggul laut raksasa di wilayah pesisir utara Pulau Jawa (Pantura), yang dirancang membentang sepanjang 500 kilometer dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam proyek strategis ini. "Sinergi lintas kementerian dan antara pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan tanggul laut Pantura," ujar Presiden.

Pembangunan tanggul ini dinilai sebagai langkah strategis untuk melindungi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dari ancaman banjir rob, penurunan muka tanah, hingga dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat menjaga keberlangsungan kawasan industri strategis, kawasan ekonomi khusus (KEK), serta infrastruktur vital lainnya.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan bahwa pemerintah akan memastikan pembangunan dilakukan secara terintegrasi dan inklusif. "Pembangunan ini harus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah pesisir yang selama ini menjadi korban rob setiap tahun," kata AHY.

Sementara itu, Kepala Badan Otorita, Didit Herdiawan Ashaf, menambahkan bahwa proyek tanggul akan dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan. Ia menyebut, tahap awal pembangunan akan difokuskan pada wilayah dengan tingkat kerentanan tertinggi terhadap bencana pesisir.

Pemerintah menargetkan pembangunan fisik dimulai pada awal 2026, setelah seluruh proses perencanaan teknis, AMDAL, serta konsultasi publik dan sosial rampung.

Dengan hadirnya tanggul laut Pantura, pemerintah berharap dapat meningkatkan ketahanan wilayah pesisir Jawa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.r

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Presiden Wakafkan 70.000 Al-Qur'an kepada Masyarakat Terdampak Bencana Sumatera*
Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Penghargaan Indonesia Best CEO 2025
Prabowo Terima 5 Pengusaha di Hambalang, Tekankan Semangat Indonesia Incorporated
Dukung Instruksi Presiden, Camat Tanjung Beringin Gerakkan Korve Bersih Titi Nagur
Presiden Prabowo Paparkan Capaian Diplomasi RI, Soroti Perdamaian Palestina dan Board of Peace
Presiden Prabowo Paparkan Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Maju
komentar
beritaTerbaru