sumut24.co -ASAHAN,
Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 di UPTD
SMP Negeri 1 Kisaran, Senin (
14/07/2025).
Baca Juga:
Dalam sambutannya,
Bupati menyampaikan tiga nasihat penting kepada para peserta didik baru sebagai bekal dalam menempuh pendidikan di jenjang
SMP."Belajarlah dengan maksimal agar hasil yang kalian capai juga maksimal. Jangan pernah melawan kepada orang tua, karena doa mereka menjadi kunci keberhasilan hidup kalian. Patuhilah guru kalian, karena ilmu yang mereka berikan akan membawa berkah dan menjadikan kalian pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa", ujar
Bupati.
Bupati juga berbagi kisah singkat bahwa dirinya merupakan alumni
SMPN
1 Kisaran Tahun Ajaran
1983/
1984, dan mengajak siswa-siswi untuk tidak takut bermimpi serta bersungguh-sungguh menjemput masa depan.Kepala UPTD
SMP Negeri 1 Kisaran, Anita Hasibuan, S.Pd., M.Si., melaporkan bahwa tahun ini sekolah tersebut menerima 352 peserta didik baru, dengan total siswa mencapai
1.048 orang. Ia berharap sekolah menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Kegiatan ini turut diisi dengan penyematan tanda peserta MPLS secara simbolis oleh
Bupati Asahan kepada salah satu siswa baru.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD, Camat Kisaran Timur, Lurah Selawan, para guru, serta tamu undangan lainnya.Kegiatan MPLS juga dibuka Serentak oleh Wakil
Bupati dan Sekda di sejumlah sekolah lainnya.
Di SMP Negeri 2 Kisaran, kegiatan MPLS dibuka secara resmi oleh Wakil
Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P. dan OPD Pendamping, sementara di
SMP Negeri 7 Kisaran, pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten
Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H. beserta OPD pendamping.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut di berbagai sekolah merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten
Asahan dalam memberikan perhatian dan motivasi kepada generasi muda sejak hari pertama mereka menempuh pendidikan formal di jenjang
SMP. (dre)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News