Sabtu, 28 Februari 2026

Warga Padangsidimpuan Antusias Saksikan Aksi KPK RI Geledah Rumah Kirun yang Disebut 'Bendahara Kelas' Proyek Jalan PUPR dan OTT di Madina

Administrator - Jumat, 04 Juli 2025 11:46 WIB
Warga Padangsidimpuan Antusias Saksikan Aksi KPK RI Geledah Rumah Kirun yang Disebut 'Bendahara Kelas' Proyek Jalan PUPR dan OTT di Madina
P. Sidimpuan |sumut24.co -

Baca Juga:

Aksi penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap rumah Akhirun Piliang alias Kirun, Direktur PT Dalihan Natolu Grup (DNG), tak hanya mengejutkan media, tapi juga menyedot perhatian luar biasa dari warga Padangsidimpuan.

Sejak pukul 09.30 WIB, warga mulai berdatangan ke kawasan Jalan Mawar dan Jalan Teratai, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Mereka penasaran dengan kehadiran mobil-mobil hitam berpelat merah, tim penyidik dengan koper besar, dan suasana rumah Kirun yang dijaga ketat.

Banyak warga bahkan sengaja berhenti saat melintas hanya untuk menyaksikan langsung proses hukum yang dianggap langka terjadi di lingkungan mereka.

"Saya sampai bolos kerja dulu hari ini. Jarang-jarang bisa lihat langsung orang penting yang diduga terlibat kasus korupsi digerebek," kata Fadli, warga sekitar yang berdiri bersama kerumunan lain di pinggir jalan.

Kehadiran Tim KPK RI ini tak hanya mengejutkan, tapi juga membawa harapan besar bagi warga. Pasalnya, PT DNG dikenal luas sebagai pemain dominan dalam proyek pembangunan jalan di wilayah Tabagsel. Ironisnya, hasil pekerjaan yang dikerjakan PT DNG kerap menuai keluhan karena cepat rusak dan membahayakan pengendara.

Antusiasme warga makin memuncak ketika beredar informasi bahwa Kirun selama ini dijuluki "Bendahara Kelas" oleh lingkaran internal proyek, sedangkan Topan Ginting disebut sebagai "Ketua Kelas".

Isu ini menyiratkan adanya dugaan struktur tak resmi namun sangat berpengaruh dalam pengaturan proyek-proyek jalan di Sumut, yang ditengarai dekat dengan lingkaran mantan Wali Kota Medan sekaligus Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Warga berharap, dengan turunnya KPK RI ke kota mereka, seluruh praktik culas dalam proyek infrastruktur segera terbongkar. Mereka juga meminta agar proyek jalan ke depannya lebih transparan dan melibatkan pengawasan dari masyarakat.

"Kalau bisa semua proyek besar itu harus diumumkan ke warga, siapa kontraktornya, berapa anggarannya, dan diawasi ketat. Jangan sampai duit negara habis tapi jalanan tetap kayak kubangan," tambah Fadli.

Dari pantauan tim KPK RI masih terus melakukan penggeledahan di dua titik tempat bos PT DNG Padangsidimpuan.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman Sambut Ramadhan 1447 H
Gelar Pelatihan Desa Siaga Bencana, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Air Bersih Sudah Dekat! Warga Sangkunur Sambut TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel dengan Haru
TNI Hadir untuk Rakyat, Satgas TMMD ke-127 Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Tapsel
Percepat Konektivitas Desa, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Kebut Pembangunan Jembatan Batu Rosak–Huta Tonga
Gotong Royong Satgas TMMD ke-127, Rumah Tak Layak Huni di Sangkunur Direhab Total
komentar
beritaTerbaru