Jumat, 02 Oktober 2026

Bupati Raja Ampat Keluhkan Ketidakberdayaan Hadapi Tambang Nikel di Wilayah Konservasi

Administrator - Sabtu, 14 Juni 2025 12:11 WIB
Bupati Raja Ampat Keluhkan Ketidakberdayaan Hadapi Tambang Nikel di Wilayah Konservasi
Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, menyuarakan keprihatinannya terhadap aktivitas pertambangan nikel yang diduga mencemari lingkungan di wilayahnya.
Papua Barat Daya | S24

Baca Juga:
Bupati Raja Ampat, Orideko Burdam, menyuarakan keprihatinannya terhadap aktivitas pertambangan nikel yang diduga mencemari lingkungan di wilayahnya. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Jumat (6/6), ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan memadai untuk menindak aktivitas industri ekstraktif yang beroperasi di kawasan konservasi.

"97 persen wilayah Raja Ampat adalah kawasan konservasi. Ketika terjadi pencemaran lingkungan akibat tambang, kami tidak bisa berbuat apa-apa karena kewenangan kami terbatas," ujar Orideko.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran publik akan ekspansi tambang nikel di Papua Barat Daya, termasuk di Raja Ampat yang selama ini dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Orideko menyebut bahwa seluruh proses perizinan pertambangan, mulai dari penerbitan hingga pencabutan izin, berada di bawah kendali pemerintah pusat, sehingga menyulitkan daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Raja Ampat merupakan kawasan strategis nasional yang memiliki peran vital dalam pelestarian ekosistem laut dan darat. Namun, kehadiran tambang yang masuk melalui izin pemerintah pusat dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan ekologis permanen dan mengancam sektor pariwisata berkelanjutan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat lokal.

Sejumlah pihak kini mendesak pemerintah pusat untuk mengevaluasi sistem sentralisasi perizinan tambang serta memberikan kewenangan lebih besar kepada pemerintah daerah untuk melakukan pencegahan dan penindakan terhadap aktivitas pertambangan yang dianggap merusak.rel/UN

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Bupati Asahan Sampaikan Perkokoh Nilai Nilai Pancasila sebagai Tiang Ideologi
Bupati Asahan Resmi Buka Festival Seni Qasidah 2026 : Pelestarian Seni Budaya Islam Sejak Dini Guna Bangun SDM Berkualitas
Bupati Asahan Buka LK II Tingkat Nasional HMI : Lahirkan Kader Solutif yang Jadi Mitra Strategis Pembangunan
Tutup Jambore Anak Asahan 2026, Bupati Taufik : Bangga Menjadi Anak Asahan, Cerdas dan Berkarater Sambut Indonesia Emas 2045
Bupati Asahan Lantik Pengurus DPC PWKI Periode 2026–203, Sinergi Wanita Kristen Dukung Pembangunan Daerah
Wabup Asahan Hadiri Wisuda 393 Lulusan STIKes Asyifa dan Sakinah Husada : Gelar adalah Awal Pengabdian, Bukan Akhir Perjuangan
komentar
beritaTerbaru