Pemkab Simalungun Komitmen Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir di Sumut
Pemkab Simalungun Komitmen Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir di Sumut
kota
Baca Juga:
Dalam konsep ini, Sabtu dan Minggu diharapkan menjadi ruang waktu yang berkualitas untuk keluarga. Dengan adanya dua hari tanpa aktivitas sekolah, orang tua diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk terlibat dalam pengawasan dan pembinaan karakter anak. Secara teori, pendekatan ini selaras dengan berbagai kajian psikologi perkembangan yang menunjukkan bahwa kelekatan (attachment) anak dengan orang tua sangat menentukan pembentukan moral dan perilaku sosial anak di kemudian hari.
Namun demikian, pernyataan bahwa kebijakan ini dapat sekaligus meningkatkan sektor pariwisata dan UMKM perlu dilihat secara lebih kritis. Logikanya, jika keluarga memiliki waktu luang di akhir pekan, maka potensi untuk berwisata dan berbelanja meningkat, yang pada gilirannya menggerakkan roda ekonomi lokal. Akan tetapi, asumsi ini tampaknya tidak mempertimbangkan secara memadai realitas sosial-ekonomi masyarakat Sumut secara keseluruhan. Tidak semua keluarga memiliki daya beli yang cukup untuk melakukan aktivitas rekreatif setiap akhir pekan. Bagi sebagian keluarga dari kelompok ekonomi bawah, libur justru bisa menjadi ruang kosong yang tidak produktif, bahkan berpotensi menimbulkan konflik domestik jika tidak dikelola dengan baik.
Di sinilah pentingnya memastikan bahwa kebijakan ini disertai dengan infrastruktur sosial yang memadai. Misalnya, adanya program akhir pekan di komunitas, masjid, gereja, atau balai desa yang memungkinkan anak-anak tetap terlibat dalam aktivitas positif—baik keagamaan, olahraga, maupun kesenian—tanpa membebani ekonomi keluarga. Selain itu, keterlibatan aktif pemerintah daerah dan sektor swasta untuk menyediakan sarana rekreasi murah dan terjangkau menjadi syarat penting agar manfaat ekonomi dari sistem ini dapat dirasakan secara lebih merata.
Kebijakan lima hari sekolah bukanlah solusi tunggal untuk persoalan remaja atau ekonomi daerah. Ia hanya akan efektif jika didukung oleh strategi lintas sektor yang terintegrasi dan sensitif terhadap keragaman kondisi masyarakat. Di titik inilah, mimpi untuk menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan produktif bisa perlahan menjadi kenyataan—bukan hanya bagi yang mampu, tetapi juga bagi semua.*
Farid Wajdi
Founder Ethics of Care/Anggota Komisi Yudisial 2015-2020
Pemkab Simalungun Komitmen Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Banjir di Sumut
kota
Wakil Bupati Simalungun Sidak Perumda Agromadear, Dorong Pembenahan dan Kepastian Investasi
kota
Andar Amin Harahap dan Hendri Yanto Sitorus, Dua Kader Muda di Pusaran Musda Golkar SumutMedan Sumut24.coMenjelang Musyawarah Daerah (Musd
Politik
Pemko Pematangsiantar menggelar Seminar Generasi Muda Tanpa Narkoba &ldquoMembangun Generasi Muda yang Berdaya Saing Menuju Generasi Emas 2045&rdquo.
kota
Acara Ibadah Syukur Tahun Baru Sinode GKPI Tahun 2026
kota
sumut24.co JakartaDirektorat Jenderal Pajak (DJP) menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan lima tersangka oleh Komisi Pemberantasan Ko
kota
Mantan Aspidsus Kejati Sumatera Utara Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum.
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rahabilitasi Pascabencana S
News
sumut24.co TAPANULI SELATAN, Komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana kembali ditegaskan melalui kunjung
News
sumut24.co MEDAN, Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rek
kota