USU Berkontribusi Dalam Panel Ahli Kebijakan Strategis Nasional
sumut24.co JAKARTA, Universitas Sumatera Utara (USU) turut berkontribusi dalam perumusan masukan kebijakan nasional melalui Panel Ahli Kebi
News
Baca Juga:
"Kami minta Pelaku Usaha Jasa Keuangan agar memberikan perhatian khusus pada konsumen penyandang disabilitas," kata Khoirul Muttaqien, kepada wartawan pada acara Media Talk di kantornya Jalan Gatot Subroto Medan Selasa (27/5/2025) petang.
Khoirul Muttaqien didampingi Direktur Lembaga Jasa Keuangan Wan Nuzul, Direktur Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis Yusri dan Deputi Direktur Pengawas Perilaku Lembaga Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Yovvi Sukandar. Media Talk itu dengan dihadiri wartawan yang sehari-hari meliput kegiatan OJK Provinsi Sumatera Utara.
Melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), OJK menyelenggarakan kegiatan Edukasi Keuangan kepada Penyandang Disabilitas dengan tema "Pentingnya Perlindungan Konsumen dan Akses Keuangan yang Merata" dengan jumlah peserta yakni 50 atlet penyandang disabilitas pada 27 Mei 2025.
Muttaqien menekankan kewajiban PUJK menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Banyak di bank yang tidak punya fasilitas untuk disabilitas sehingga kondisi ini sangat rentan bagi mereka untuk berinteraksi dengan industri jasa keuangan.
Untuk itu, OJK mewajibkan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) untuk Kesetaraan Akses Layanan Keuangan, baik itu bank, IKNB dan Pasar Modal. "Semua harus lakukan itu, menyediakan fasilitas untuk penyandang disabilitas," kata Muttaqien.
Tahun lalu, OJK sudah buat kegiatan GENCARKAN di Balige dengan merangkul penyandang disabilitas antara lain tuna wicara, tunanetra termasuk disabilitas secara fisik. "Fokus terhadap penyandang disabilitas ini masuk dalam roadmap dan Asta Cita," ungkap Muttaqien.
Bahkan bagi yang tidak menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas, OJK tidak main-main. Ada aturan yang membuat PUJK kena sanksi. Semua itu termuat dalam Peraturan OJK (POJK) nomor 22 tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
Pasal 54; ayat 3 POJK itu menyebutkan PUJK mempunyai tanggung jawab untuk mendukung penyediaan layanan khusus kepada konsumen penyandang disabilitas dan lanjut usia .
Ayat 2, PUJK wajib memberikan akses yang setara kepada setiap konsumen sesuai klasifikasi konsumen. PUJK yang melanggar ketentuan itu akan dikenakan sanksi administratif berupa peringatan tertulis, pembatasan produk atau layanan kegiatan usaha.(red)
sumut24.co JAKARTA, Universitas Sumatera Utara (USU) turut berkontribusi dalam perumusan masukan kebijakan nasional melalui Panel Ahli Kebi
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Asahan yang akan berlaga dala
News
Opung Masrina Menangis Haru, Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansah Sitorus Datang Membawa Bantuan
News
Tak Hanya Tegakkan Hukum, Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansah Sitorus Konsisten Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah di Palas
News
Green Policing Polres Padangsidimpuan Jaga Sungai, Perkuat Ketahanan Pangan, Dekatkan Polisi Bersama Masyarakat
News
Dari Masjid Shirotol Mustaqim, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky Gaungkan Pesan Kamtibmas
News
Aksi Humanis Operasi Patuh Toba 2026, Kapolres Tapsel Sapa dan Bagikan Helm Gratis
News
Tragis! Pria 25 Tahun Tewas di Barak Kebun Sawit Tapsel, Polisi Periksa Istri dan Sejumlah Saksi
News
sumut24.co MEDAN, Keterampilan konversi motor listrik membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan inovasi, memasuki dunia kerja,
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berwawasan
kota