Sambut Tahun 2026, Polda Sumut Gelar Ibadah Malam Tahun Baru dan Doa Bersama untuk Korban Bencana
Sambut Tahun 2026, Polda Sumut Gelar Ibadah Malam Tahun Baru dan Doa Bersama untuk Korban Bencana
kota
Baca Juga:
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hewan yang diternakkan, Animal Friends Jogja (AFJ) mengadakan Sarasehan Peternak bertema "Penerapan Kesejahteraan Hewan dan Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur Bebas Sangkar (Cage-Free)" di ruang Sasana Mulya, Pendapa Ageng Hand Asta Sih, Jl. Raya Togogan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Sarasehan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para peternak tentang pentingnya kesejahteraan hewan serta bagaimana sistem peternakan ayam petelur bebas sangkar bisa menjadi alternatif yang lebih etis dan lebih memperhatikan prinsip-prinsip kesejahteraan hewan.
Jawa Timur dikenal sebagai gudang pangan nasional, khususnya dalam produksi telur ayam. Di tingkat nasional, Kabupaten Blitar bahkan memasok hingga 30 persen kebutuhan telur. Namun, mayoritas peternak di Blitar masih menggunakan sistem kandang baterai, yang membatasi ayam untuk berperilaku alami seperti bertengger, bersarang, mandi debu, dan bergerak bebas.
Sarasehan yang dihadiri oleh 41 peternak dari Kabupaten Blitar ini menghadirkan tiga pembicara utama yang membahas berbagai aspek terkait peternakan ayam petelur bebas sangkar. Anom Yusuf Tri Bambang Susilo, Indonesian Program Associate dari Global Food Partners, membahas manajemen peternakan bebas sangkar dan potensi pengembangannya.
Agung Setyoleksono dari Peternakan Tri Manunggal Bhakti memaparkan pengelolaan peternakan postal, sementara Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Eko Susanto, menjelaskan peran dinas pada kesejahteraan hewan dan sistem peternakan ayam petelur bebas sangkar (cage-free).
"Permintaan telur bebas sangkar semakin meningkat, baik dari konsumen maupun pasar internasional. Meskipun demikian, ketersediaannya masih terbatas. Hal ini menunjukkan adanya peluang besar bagi peternak untuk menerapkan sistem bebas sangkar pada industri peternakannya," ujar drh. Desti Ika Yanti, Animal Welfare Specialist AFJ.
"Pemeliharaan ayam dengan sistem bebas sangkar terdapat beberapa tipe yaitu postal, free-range/umbaran, veranda, multitier/bertingkat, pasture-raised/padang penggembalaan, sistem ini memberikan ruang bagi ayam untuk mengekspresikan perilaku alaminya, seperti bertengger, bersarang, mencari sumber pakan potensial dan mandi debu. Ini adalah bagian dari upaya menjaga kesejahteraan hewan," kata Anom Yusuf Tri Bambang Susilo.
Eko Susanto, perwakilan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, menambahkan, "Melihat tren pasar Asia dan global yang semakin mengutamakan kualitas dan etika, serta menyadari bahwa tren pasar akan terus berubah seiring meningkatnya kecerdasan konsumen, ini menjadi pilihan strategis bagi pemilik peternakan dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada; oleh karena itu, kami mendorong peternak di Blitar untuk mulai menerapkan sistem cage-free sebagai alternatif yang lebih sehat, berperikehewanan, dan memiliki potensi pasar yang jelas."
"Harapan kami, sarasehan ini menjadi titik awal bagi peternak Blitar untuk mempelajari lebih lanjut mengenai sistem bebas sangkar yang memperhatikan kesejahteraan hewan. Sistem bebas sangkar sebagai salah satu sistem yang memenuhi kesejahteraan hewan serta inovasi usaha yang punya daya tawar dan daya tarik dengan segmentasi pasar tertentu." ujar drh. Desti Ika Yanti, menutup acara sarasehan.
Dengan semakin banyaknya peternak di Blitar yang mengetahui sistem peternakan bebas sangkar, harapannya akan tumbuh lebih banyak inisiatif yang mendorong peningkatan kesejahteraan ayam petelur. Transisi menuju sistem ini bukan sekadar memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi ayam, tetapi juga mencerminkan langkah menuju masa depan yang lebih welas asih dan peduli terhadap kehidupan makhluk lain.(red)
Sambut Tahun 2026, Polda Sumut Gelar Ibadah Malam Tahun Baru dan Doa Bersama untuk Korban Bencana
kota
Polda Sumut Sukses Amankan Malam Pergantian Tahun 2026, Situasi Kondusif dan Penuh Empati
kota
Kapolresta Deli Serdang beserta Forkopimda Deli Serdang cek situasi ibadah Gereja di Malam Tahun Baru 2026
kota
Malam Pergantian Tahun 2026, Polresta Deli Serdang Gelar Patroli Skala Besar
kota
sumut24.co Sergai, Suasana libur Tahun Baru 2026 dimanfaatkan ribuan wisatawan untuk berlibur ke Romance Bay atau Pantai Romantis yang berl
News
Bakopam Sumut Bertahun Baru di Kediaman Tokoh Masyarakat RE Nainggolan
kota
KETIKA WAKAF TIDAK SEKADAR IBADAH, TETAPI SOLUSI PEMBANGUNANMedanSumut24.coOlehAli Baroroh Al Muflih, S.H.I., M.Ag.(Pegiat Sosial, Dosen H
News
Kejari Madina Selamatkan Rp38,4 Miliar Sepanjang 2025, Ini Rincian Kinerjanya
kota
Jelang Tutup Tahun 2025, Peredaran Narkoba Digempur, Polres Madina Amankan 20 Tersangka
kota
Sepanjang 2025, Kejari Padang Lawas Utara Selamatkan Rp2 Miliar Keuangan Daerah
kota