Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan membuka peluang kerja sama strategis di sektor perkebunan kelapa sawit.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Bupati Mandailing Natal ke PT Agrinas Palma Nusantara di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan pemerintah daerah disambut langsung oleh Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, bersama jajaran manajemen.
Pertemuan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal untuk memaparkan arah kebijakan dan strategi pengelolaan sektor perkebunan yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan daerah.
Bupati Mandailing Natal menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan langkah konkret melalui rencana pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan mengelola kebun kelapa sawit yang saat ini berada di bawah pengawasan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
"Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi sumber daya daerah secara berkelanjutan. Pendirian BUMD ini diharapkan menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan nilai tambah sektor perkebunan sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah," ujar Bupati.
Langkah ini dinilai sebagai upaya transformasi pengelolaan sumber daya lokal agar tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada peningkatan nilai ekonomi dan kemandirian fiskal daerah.
Pihak PT Agrinas Palma Nusantara menyambut positif rencana tersebut. Direktur Utama menyampaikan kesiapan perusahaan dalam mendukung serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.
"Kami melihat potensi besar yang dimiliki Kabupaten Mandailing Natal. PT Agrinas Palma Nusantara siap mendukung dan membuka peluang kolaborasi, tidak hanya dalam pengelolaan kebun, tetapi juga pada sektor turunan yang dapat memberikan nilai tambah bagi daerah," ungkapnya.
Kerja sama yang dijajaki tidak hanya terbatas pada pengelolaan lahan, tetapi juga mencakup pengembangan industri turunan kelapa sawit yang dinilai mampu memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah dan sektor BUMN dalam mengelola potensi perkebunan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sektor unggulan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News