Isra Miraj 1447 H di YMPI Sei Tualang Raso, Fadly Abdina Tekankan Shalat dan Perangi Judi Online
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026
kota
Baca Juga:
- Danantara Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Senilai US$7 Miliar, Untuk 6.000 Lapangan Kerja Tercipta
- Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek
- Polres Padangsidimpuan Ungkap Korupsi Proyek DEK Rp2,3 Miliar, AKBP Wira Prayatna: Tiga Orang Telah ditetapkan Tersangka
Simalungun – Pencopotan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parapat, dr. Henry Jimmy Gultom, oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun pada Senin (7/4/2025) mengungkap babak baru dalam dugaan konflik internal, kepentingan politik, hingga isu korupsi anggaran proyek layanan rujukan senilai Rp17,9 miliar.
Henry resmi dicopot dari jabatannya setelah diketahui tidak berada di tempat selama masa libur Lebaran, tepatnya 31 Maret hingga 2 April 2025. Meski telah mengakui kelalaiannya, Henry menyampaikan ketidakhadirannya karena alasan keluarga—anaknya menjalani operasi tumor jinak di RSU Grand Medistra, Lubuk Pakam.
Namun, pencopotan ini tidak diterima begitu saja oleh Henry. Ia dikabarkan mengirimkan pesan terbuka melalui WhatsApp kepada salah seorang pimpinan legislatif di Kabupaten Simalungun yang disebut dengan sapaan "Pak Ketua". Dalam pesan yang beredar, Henry menyampaikan keberatan atas pencopotannya serta memohon perlindungan politik.
Dalam isi pesannya, Henry menyebut bahwa dirinya turut berperan dalam mendukung proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp17,9 miliar tahun 2024 untuk pembangunan layanan rujukan RSUD Parapat. Ia bahkan menyebut bahwa inisiasi proyek melibatkan seorang anggota DPR RI berinisial ADK.
Tak hanya itu, Henry juga menyinggung kejadian pada 2 April 2025, saat Kapolda Sumut dan rombongan berada di Parapat.
Insiden tersebut kemudian memperburuk posisi Henry, yang dinilai gagal memastikan kesiapan pelayanan medis di tengah kunjungan penting aparat kepolisian. Pemeriksaan oleh Inspektorat Simalungun pun dilakukan pada 4 April 2025, sebelum akhirnya Henry dinonaktifkan dari jabatannya sehari kemudian.
Henry menyatakan dirinya tidak bersalah dan meminta kebijaksanaan dari pimpinan daerah untuk memberikan kesempatan menjelaskan secara utuh. Ia menegaskan bahwa selama menjabat, ia tetap berkomitmen menjalankan tugas, termasuk di luar tanggung jawabnya sebagai direktur rumah sakit.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Simalungun maupun pihak legislatif terkait isi pesan tersebut dan apakah akan dilakukan investigasi lebih lanjut terhadap proyek DAK dan dugaan keterlibatan politis di balik pencopotan Henry Jimmy Gultom.tim
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026
kota
Tender VPN Rp13,7 M Bapendasu Disorot, Dugaan Peran Rudi Hadian Siregar di Balik Persekongkolan Tender
kota
sumut24.co ASAHAN, Kepolisian Resor (Polres) Asahan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yang terja
News
sumut24.co JAKARTA, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan buku bertema pendidikan antikorupsi kepada Majelis Rektor Perguruan Ting
News
Medan SMA Negeri 2 Medan menyelenggarakan kegiatan Parenting bagi orang tua/wali siswa kelas X dalam rangka memberikan pendampingan kepa
News
sumut24.co MedanPemerintah Kota Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan terus memperkuat langkah strategis dalam mewujud
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai sertifikasi halal dan Sertifikat Produk Pangan Industri Rumah Tangga (SPP
kota
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar Medan Career Expo 2026 yang diikuti 124 perusahaan d
kota
Tertib Berlalu Lintas Jadi Fokus Satlantas Polres Palas di Tahun 2026
kota
Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan Jadi Pembina Upacara di MTsN 1, Tekankan Disiplin dan Masa Depan Pelajar
kota