Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
Baca Juga:Momen mudik dan libur panjang Lebaran menjadi waktu yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga besar di kampung halaman. Namun, di balik hangatnya suasana silaturahmi, para orang tua kini menghadapi satu kekhawatiran yang cukup umum terjadi usai mudik yaitu penularan kutu rambut pada anak.
Beberapa saat setelah kembali dari kampung halaman, banyak orang tua mulai menyadari anak-anak mereka mengalami gatal di kepala. Momen ketika anak-anak berinteraksi intens dengan kerabat sebaya atau tidur bersama di satu ruangan menjadi salah satu penyebab utama penularan kutu rambut dan seringkali sering tidak sadar membawa 'oleh-oleh' tak diinginkan ini pulang. Menurut sumber dari American Academy of Dermatology (AAD), interaksi dekat antar anak selama liburan seperti tidur dan bermain bersama di kasur, bantal hingga sofa yang sama maupun berbagi alat pribadi seperti jepit rambut, sisir maupun handuk sering kali menjadi awal terjadinya penularan kutu rambut.
Raetedy Refanatha, Co-Founder Byelice Indonesiamengungkapkan "Setiap tahunnya kami melihat adanya tren kenaikan pesanan serum dan shampo anti yang melonjak dalam 1-3 minggu setelah libur lebaran usai. Hal tersebut cukup konsisten terjadi selama 5 (lima) tahun kami beroperasi, pesanan Byelice secara rata-rata mengalami peningkatan hingga 60-70% dari hari-hari biasa."
Mudahnya penularan kutu rambut juga semakin diperparah saat anak-anak masuk sekolah dan berinteraksi serta bermain bersama teman-temannya. Meskipun kutu rambut tidak bisa terbang atau melompat seperti yang dipikirkan banyak orang, namun mereka dengan mudahnya menggabungkan dari satu kepala ke kepala lain melalui kontak langsung dengan benda-benda yang digunakan di kepala maupun saat rambut anak bersentuhan dengan rambut temannya yang sudah dihinggapi kutu rambut.
"Orang tua perlu mewaspadai gerak-gerik anak jika mereka sering menggaruk kepala dan rambut, kutu rambut akan menyebabkan rasa gatal yang sangat parah terutama di malam hari dan memicu risiko infeksi pada kulit kepala jika digaruk berlebihan serta mengganggu kualitas tidur si kecil. Kutu rambut dapat menyerang siapa saja anak-anak maupun dewasa namun sering terjadi pada anak-anak usia 3 hingga 11 tahun," tambah Raetedy.
Untuk membantu orangtua mengatasi keluhan tersebut, Byelice Indonesia menghadirkanByelice Hair Serumuntuk solusi praktis dan aman membunuh kutu hingga telurnya dalam 15 menit, serum ini diformulasikan dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti ekstrak tea tree oil, argan oil dan chamomile, serta tidak mengandung bahan kimia keras sehingga tidak panas di kulit kepala dan memiliki wangi lembut yang disukai anak.
Setelah kutu dan telurnya mati, rambut anak sangat direkomendasikan untuk dibersihkan denganByelice Hair Shampoyang juga berfungsi untuk mencegah penularan kutu rambut ke depannya sehingga shampoo bisa digunakan secara rutin. Baik Byelice Hair Serum maupun Shampo telah terdaftar di BPOM dan tersertifikasi halal agar orang tua lebih tenang mempercayakan perawatan rambut anak mereka.
Mita Widya Kusuma Wardani, Co-Founder Byelice Indonesiamenambahkan "Banyak orang tua sering menggunakan obat kutu rambut berbahan kimia keras yang dapat menyebabkan iritasi kulit kepala anak akibat panas yang ditimbulkan dan bau kimia yang seringkali membuat anak enggan menggunakannya. Byelice menawarkan solusi dengan formula yang efektif namun tetap aman dan nyaman untuk kulit kepala sensitif anak. Produk ini juga mudah didapat di semua marketplace utama di Indonesia, sehingga memudahkan orang tua dalam mencuci."
Di saat pengobatan kutu rambut anak dilakukan, sangat direkomendasikan juga untuk orang tua mencuci sprei, sarung bantal, boneka dan baju yang sebelumnya digunakan anak serta membersihkan karpet maupun jok mobil berbahan kain sebagai langkah pelengkap memastikan rambut yang bebas kutu untuk anak dan keluarga.(red)
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
250 Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Hari Anak Nasional, Dandim 0212/Tapsel Mereka adalah Masa Depan Bangsa
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Kisruh di internal Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara tentang
News
Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
kota
Teguh Santosa Lantik Pengurus JMSI DKI Jakarta, Tekankan Organisasi Solid dan Pers sebagai Pencerah Bangsa
kota
Wali kota Solok Ramadhani Kirana PutraResmian Grand Opening Solok Arena Mini Soccer.
kota
Anto Genk Luruskan Makna "Londo Ireng" Presiden Prabowo dalam Rakercab JMSI Tabagsel 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menerima kunjungan kehormatan dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (K
News
sumut24.co ASAHAN, Ketentuan hukum sangat tegas mengenai pengembalian kerugian keuangan negara atau daerah paling lambat 60 hari sejak Lap
News
254 Proposal, 13 Kelompok Terpilih Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Karya Menuju Pementasan Jakartasumut24.co 3 Agustus 2026
Umum