Jakarta, Anggota Komisi VII DPR RI, Sarmuji, yang juga
Sekjen Partai Golkar mengungkapkan keprihatinannya terkait isu pengoplosan Pertalite yang mencuat belakangan ini. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta, Sarmuji menuntut pihak Pertamina untuk segera memberikan klarifikasi dan bersikap jujur mengenai masalah tersebut.
Baca Juga:
Isu pengoplosan Pertalite ini pertama kali muncul setelah sejumlah laporan masyarakat mengungkapkan adanya dugaan ketidaksesuaian antara kualitas dan komposisi bahan bakar yang dijual di beberapa SPBU. Banyak yang menduga adanya praktik pengoplosan antara Pertalite dengan bahan bakar jenis lain yang lebih murah, sehingga merugikan konsumen dan menimbulkan kerusakan pada kendaraan.
"Ini adalah masalah serius yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pertamina harus memberikan penjelasan yang transparan kepada publik. Jika memang ada pelanggaran yang terjadi, pihak yang terlibat harus diberi sanksi tegas," ujar Sarmuji.
Politikus Partai Golkar ini menambahkan, sebagai perusahaan BUMN yang berperan vital dalam penyediaan energi di Indonesia, Pertamina seharusnya memiliki standar yang tinggi dalam menjaga kualitas produk dan layanan. Menurutnya, isu ini tak hanya menyangkut kerugian materiil yang dirasakan oleh konsumen, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap integritas Pertamina.
Sarmuji juga menekankan pentingnya audit internal yang ketat dan pengawasan dari pihak berwenang guna memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Ia meminta agar pemerintah segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.
Lebih lanjut, Sarmuji menegaskan, pihaknya akan segera mengadakan rapat dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta pimpinan Pertamina untuk membahas masalah ini secara lebih mendalam. Ia juga mengingatkan, jika ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam pengoplosan, maka pihak-pihak yang terlibat harus siap menghadapi sanksi hukum yang tegas.
"Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap BUMN ini terkikis hanya karena kelalaian atau tindakan tidak terpuji dari oknum-oknum tertentu," tegasnya.
Isu pengoplosan Pertalite menjadi perhatian publik setelah beberapa video yang beredar di media sosial menunjukkan pengisian bahan bakar yang diduga tidak sesuai dengan standar. Hal ini langsung memicu kekhawatiran warga yang merasa dirugikan oleh praktik tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Pertamina belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh Sarmuji dan desakan untuk klarifikasi mengenai isu pengoplosan Pertalite.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News