KSJ Ingatkan Swasembada Pangan Sangat Penting dan motifasi semangat Para Petani
Deliserdang sumut24.co Swasembada Pangan yang di tegaskan Pemerintah Republik indoneaia agar terus di kuatkan di Insfirasikan Komunitas
kota
Baca Juga:
- Ketua KPPU Temui Luhut, Soroti Minimnya Respons Pemerintah Atas Saran Kebijakan Persaingan Usaha9 opp
- Satresnarkoba Polres Asahan Tangkap Pengedar Sabu Dengan BB 10 Gram di Kisaran Barat
- Satres Narkoba Polres Asahan Gagalkan Peredaran Narkoba Dari Tangan Kurir Dan BB Narkotika Sabu 50 Kg di 2 Lokasi
Hal tersebut disampaikan Prof Fauzan dalam Webinar SEVIMA di Hari Bela Negara, Kamis (19/12). Kepada ribuan mahasiswa peserta Webinar, Prof Fauzan mengajak mahasiswa memaknai bela negara adalah komitmen dan tanggung jawab terhadap kehidupan seseorang sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
"Bela negara harus dilakukan mulai dari hal-hal paling sederhana, yaitu berkomitmen, bertanggung jawab, selalu bekerja keras dalam belajar dan berkarir, serta terus meneladani bahwa kita ini adalah bagian dari sistem kenegaraan, bagian dari masyarakat Indonesia, dan bagian dari masyarakat global!," kata Prof Fauzan dalam webinar, Kamis (19/12/2024).
Untuk meneladani Ki Hajar Dewantara, Prof. Fauzan menekankan tiga nilai penting. Yaitu menerapkan bela negara di keluarga, sekolah, dan masyarakat. Berikut teladan yang dapat dipetik.
1. Tanamkan Bela Negara Mulai dari Keluarga
Selama ini, masyarakat menganggap pendidikan hanya pada jalur formal yakni sekolah. Padahal pendidikan dalam keluarga memegang peran fundamental dalam pembentukan karakter anak.
Oleh karena itu, semangat bela negara juga harus ada dalam kehidupan sehari-hari di dalam keluarga. Mulai dari rasa cinta tanah air dan menggunakan produk dalam negeri.
Mahasiswa yang posisinya sebagai anggota keluarga yang sudah dewasa, juga harus mampu menjadi teladan yang baik karena menjadi contoh bagi adik-adiknya.
"Di keluarga, gurunya adalah orang tua. Karakter anak banyak dibentuk dari kebiasaan dan komitmen antara anak dan orang tua. Jika peran ketokohan dalam keluarga hilang, anak bisa kehilangan arah dan mencari idola di luar lingkungan yang seharusnya," ungkap penggagas Program Profesor Penggerak Pembangunan Masyarakat (P3M) itu
2. Mempertebal Jiwa Bela Negara di Sekolah & Kampus
Kendati sebagai jalur pendidikan formal dan identik dengan tempat belajar ilmu maupun teknologi, sekolah dan kampus juga menjadi kawah candradimuka pendidikan karakter. Karakter seperti kedisiplinan, kewarganegaraan, pancasila, didapatkan para mahasiswa ketika belajar di kelas.
Prof. Fauzan berharap ilmu dan karakter bela negara tersebut tidak hanya dihafalkan untuk syarat ujian maupun wisuda. Tapi juga diamalkan, utamanya ketika mahasiswa tersebut nantinya lulus dan menjadi tokoh di masyarakat.
"Mahasiswa sebagai orang berpendidikan harus melepaskan segalanya dan mengidentifikasi sebagai tokoh yang bisa dicontoh. Bela Negara jangan hanya dipelajari supaya naik kelas, lulus, dan ada ujian. Tapi untuk mempertebal karakter dalam diri, meningkatkan kadar ketokohannya," pesan Fauzan.
3. Menerapkan Jiwa Bela Negara di Masyarakat
Digitalisasi dan teknologi kini telah menjadi bagian hidup masyarakat. Tak terkecuali bagi para mahasiswa. Menyikapi kondisi ini, Fauzan memandang bahwa digitalisasi jangan dituduh menggerus rasa cinta tanah air, tapi justru momentum untuk memperkuat jiwa bela negara.
Bela negara bisa diterapkan di tengah-tengah masyarakat dengan berbagai cara. Mulai dari mengenalkan budaya nusantara via media sosial, sampai rutin bergotong royong dan menerapkan pengabdian kepada masyarakat.
Diaspora dan mahasiswa yang kuliah di luar negeri, juga diharapkan Fauzan terus merajut hubungan dengan Indonesia. Bahkan jika mampu mengenalkan budaya dan bahasa Indonesia di luar negeri.
"Lembaga pendidikan dan mahasiswa, masih jadi representasi dan rujukan di masyarakat. Ketika mahasiswa bicara, termasuk di media sosial, itu yang mendengarkan luar biasa. Jadi jangan lupa terapkan, prioritaskan, dan terus suarakan bela negara. Karena bela negara adalah bagaimana kita merawat Indonesia!," pungkas Fauzan. (red) .
Deliserdang sumut24.co Swasembada Pangan yang di tegaskan Pemerintah Republik indoneaia agar terus di kuatkan di Insfirasikan Komunitas
kota
Safari Kamtibmas, Kapolda Sumut Rangkul Pujakesuma Rawat Kebinekaan dan Tolak Narkoba
News
Salat Jum&039at Bersama Warga Medan, Kapolda Sumut Tekankan Bahaya Narkoba dan Pentingnya Toleransi
News
Sambangi HBB, Kapolda Sumut Ajak Ormas Perkuat Toleransi dan Dukung Pemberantasan Narkoba
News
Polda Sumut Apresiasi Pengendara Tertib dengan Membagikan Snack Selama Operasi Patuh Toba 2026
News
Salut, Sekali Bergerak Polsek Beringin Gerebek 2 Titik Lokasi Peredaran Narkoba dan Ciduk Pelakunya
News
Genjot Ekspor CPO dan Efisiensi Biaya, PTPN IV PalmCo Optimistis Penuhi Target Akhir Tahun
News
Dukung Program Penghijuan, PT PHS Mananti Salurkan Ratusan Bibit Pohon Kepemerintah Kecamatan dan Sekolah
News
MEDAN Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov PERPANI) Sumatera Utara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar
Profil
Medan Memasuki usia ke65 tahun, PT Bank Sumut terus memperkuat komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat melalui peningkatan kualitas la
Ekbis