Kapolsek Medan Baru Hadiri Pembukaan MTQ ke-59 Kecamatan Medan Petisah, Ini Pesan Kompol Bambang Gunanti
Medan sumut24.co Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, S.H., M.H., menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
kota
Baca Juga:
- Perolehan Tanah Ex HGU PT. Danau Diatas Makmur di Area Convention Hall Alahan Panjang
- Penilaian Tanah Wisata Tor Hurung Natolu Bermasalah, Kejari Padangsidimpuan Tetapkan Tersangka Kasus Dispora
- Masyarakat Batu Bara Minta Presiden Prabowo Subianto Segera Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus
Labusel-Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala blusukan ke desa desa yang ada di Labuhanbatu Selatan, Senin (30/9). Di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel, rombongan Hasan Basri Sagala dihadang puluhan warga.
"Tolong berhenti dulu pak Hasan, izinkan kami menyampaikan sedih hati kami, " Ujar warga desa Tanjung Mulia.
Hasan spontan keluar dari mobil dan langsung mendengarkan curhatan warga.
Mereka menceritakan bahwa sejak 27 tahun lalu tanah yang ditinggalkan keluarga turun temurun dikuasai sebuah perusahaan sawit.
"Tanah kami diambil oleh PT Nubika Jaya di Areal Perkebunan di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat. Sudah 27 tahun tanah kami diambil secara sepihak, kami diusir paksa," kata Efendy Harahap salah satu warga.
Sambil menitikkan air mata, Efendy menceritakan sejak 1992 lahan seluas 500 hektare yang ada di desa nya telah dikelola oleh warga di sana.
Namun empat tahun kemudian, PT Nubika mulai melakukan penguasaan lahan di wilayah yang diduduki oleh warga.
Kata Efendy lahan yang dikuasai PT Nubika merupakan milik 300 kepala keluarga di desa Tanjung Mulia.
Efendy menceritakan bagaimana saat kecil dia melihat PT Nubika menguasai lahan lahan warga tanpa adanya kompensasi.
"Kami memiliki Surat Keterangan Tanah karena tanah itu sudah kami kelola secara turun temurun. Tapi mereka datang, menggunakan aparat menggunakan senjata mengusir kami," kata Efendy.
Hariyadi warga lain mengatakan pihak telah sejak lama melakukan perlawanan agar tanah keluarganya dapat kembali mereka kelola. Namun sampai saat ini, tidak ada titik terang dari persoalan yang ada.
"Kami sudah dimediasi, kemudian ada kesempatan bahwa akan ada pengembalian lahan kami yang dikuasai sebagian. Namun sampai saat ini belum menemukan kejelasan," kata dia.
Hariyadi dan puluhan warga lainnya pun berharap agar calon Gubernur Sumut Edy dan Hasan nantinya dapat membantu menyelesaikan persoalan mereka.
"Kalau kami harap calon Gubernur Sumut bisa menyelesaikan masalah kami," tuturnya.
Mendengarkan keluhan warga kampungnya, Hasan Basri menegaskan komitmennya untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut.
Hasan mengatakan, akan mempelajari persoalan yang dialami warga di kampung halamannya.
"Ini adalah kampung saya, tentu saya mendengarkan dan akan membantu menyelesaikan bila saya memiliki kewenangan nantinya. Doa kan saya agar bisa dipercaya membantu memimpin Sumut ," kata Hasan. (Rel)
Medan sumut24.co Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, S.H., M.H., menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
kota
Labuhan Deli sumut24.co Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli melaksanakan apel dan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangun
kota
sumut24.co MedanKinerja pasar modal Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan penguatan yang konsisten setelah melewati periode tahun politik
Ekbis
FITRA Ikut Pertanyakan Rasionalisasi Program Gebyar Pajak, Sebut Bapenda Permalukan Bobby Nasution
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi d
News
Medan sumut24.co Untuk menghindari penindakan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam hal ini Satpol PP Kota Medan, upaya para pemil
kota
Dalam Rangka Ops Keselamatan Toba 2026, Sat Lantas Polresta Deli Serdang Berikan Penyuluhan Kepada Pelajar
Umum
Ketua TP PKK dan Dekranasda mengunjungi sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah
kota
Medan sumut24.co Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP) Kota Medan terkesan mandul untuk meni
kota
Dari Gerobak Pecel ke Pundak Jenderal Doa Ibu Penjual Pecel yang Mengantar Tiga Anak Jadi Perwira Negara
kota