Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi*
Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi
kota
Baca Juga:
Ditemui disela-sela persiapan pertandingan wushu di GOR Dispora Sumut, Kamis (12/9), wanita kelahiran 8 Desember 1990 ini terlihat sibuk bersama tim medis lainnya memantau persiapan alat-alat medical di lokasi pertandingan wushu.
"Kita harap pertandingan wushu ini tidak ada yang mengalami cedera yang parah. Tapi persiapan medis kita sudah cukup matang dan baik. Medical center juga ada di sini dengan menyediakan dokter spesialis kalau atlet butuh treatment. Selain itu kalau perlu rujukan sudah disiapkan ambulance untuk dibawah ke rumah sakit terdekat," ujarnya.
Dessy, begitu biasa dipanggil, menyatakan, kecelakaan yang sering dialami atlet wushu yakni terkilir, kaki terbentur, lutut dan luka robek akibat menggunakan senjata. "Tapi kita sudah siap menghadapi kecelakaan-kecelakaan itu dengan memberi bantuan medis secepat dan sebaiknya. Persiapan medis dari panitia PON XXI ini juga cukup baik. Karena sebelum diberi izin bertanding, calon atlet dilakukan medical check up. Kalau sudah dinyatakan sehat baru bisa ikut. Kalaupun ada cendera ya namanya pertandingan. Tapi kita sudah standby memberi bantuan emergency," ungkap dokter umum yang dinas di RSU Royal Prima Medan ini.
Dessy yang memilih vakum menjadi atlet Wushu ini mengaku, persiapan PON XXI/2024 di Sumut secara umum sangat bagus baik dari panitia hingga para atletnya. "Para atlet sekarang lebih beruntung karena tim medis lebih ready. Kalau dulu kita berobat sendiri karena tim medis tidak nampak. Persiapan pertandingan wushu ini juga sangat baik. Semoga atlet dari Sumut bisa mendapatkan banyak medali emas untuk nomor-nomor Taolu dan Sanda," harap Dessy yang sudah menjadi atlet wushu dari usia 12 tahun.
Dessy pernah tercatat sebagai peraih medali emas di Kejuaraan Dunia Wushu 2011 dan telah empat kali tampil pada pesta akbar olahraga empat tahunan nasional tersebut. Di PON Kalimantan 2008, Dessy meraih medali emas. Kemudian, medali perunggu PON Riau 2012 dan perak pada PON Jawa Barat 2016
"Sekarang saya sulit berbagi waktu antara dinas kerja dan latihan. Jadi tidak bisa fokus lagi dan akhirnya memilih mengabdikan diri menjadi dokter saja. Alhamdulillah sekarang saya dilibatkan menjadi tim medis pada pertandingan wushu pada PON kali ini," tutur Dessy. (PB PON XXI SUMUT/Yuni Naibaho)
FOTO BY : YUNI NAIBAHO/PB PON XXI SUMUT
Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi
kota
Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM
kota
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) berikan pemaparan dan edukasi kepada warga Medan Tembung un
kota
JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup
kota
Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus
News
sumut24.co MedanDi tengah dinamika dunia bisnis dan pendidikan modern yang bergerak serba cepat, standar kepemimpinan serta pengembangan s
kota
Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk menertibkan segala bentuk perjudian dan menindak pemilik dan para pelaku ya
Hukum
Proyek Jalan Rp1,28 Miliar Disorot, Kadis SDABMBK Deli Serdang &ldquoNanti Saya Check Dulu ke PPK&rdquo
News
Barapaksi Soroti Proyek Jalan Rp1,28 Miliar di Sunggal &ldquoJangan Ada Pembiaran Jika Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi&rdquo
kota
UNPAB Gelar Wisuda Periode ke76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja
kota