Bazar UMKM Ramaikan APEKSI XVIII Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
sumut24.co MedanRakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026 di Medan tak hanya bahas kebijakan pembangun
kota
Baca Juga:
MEDAN I SUMUT24.CO
Seorang personel Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Deliserdang, melaporkan kasus penganiayaan secara bersama-sama (pengeroyokan) yang dialaminya ke Polrestabes Medan, Jum'at (12/7/2024) dinihari.
Laporan Polisi (LP) yang disampaikan korban, Noto Kuncoro (26), warga Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang itu tertuang dalam Nomor : LP/B/1961/VII/2024/SPKT POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 12 Juli 2024.
Dalam laporan itu disebutkan, korban bersama rekannya tengah menjalankan tugas dari pimpinannya untuk menertibkan bangunan tidak berijin di Jalan H Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (11/7/2024) sekira pukul 08.45 WIB.
Namun, saat itu tiba-tiba korban dan teman-temannya diserang menggunakan batu dan botol, serta panah hingga mengenai bagian keningnya robek oleh massa yang diduga diprovokasi eks anggota ormas, RTN.
"Darah segar langsung mengucur hingga membuat korban oyong dan harus mendapatkan penanganan medis," sebut rekan korban.
Sementara, berdasarkan penuturan Kabag Ops Polrestabes Medan, Kompol Pardamean Hutahaen, pihaknya telah mengamankan tiga orang terkait kerusuhan penertiban bangunan liar di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (11/7/2024).
Ketiganya adalah, RN (46), A (48), dan HL (42), seluruhnya warga Kecamatan Medan Tembung.
Ketiganya diduga sebagai provokator yang membuat warga nekat melakukan serangan kepada petugas, yang hendak menertibkan bangunan tanpa ijin di lokasi.
"Ketiganya ini kita duga sebagai provokator, dan saat ini masih kita mintai keterangannya," ujar Kabag Ops Polrestabes Medan, Kompol Pardamean Hutahaean.
Ditambahkan Pardamean, dalam bentrokan yang terjadi Kamis (11/7) pagi, terdapat beberapa petugas yang terluka dan harus menjalani perawatan.
Selain itu, terdapat pula satu unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Deliserdang, yang menjadi sasaran amukan warga hingga dibakar.
"Ada beberapa petugas yang terluka, dan ada juga mobil pemadam kebakaran yang jadi sasaran warga untuk dirusak dan dibakar. Dari lokasi, kami juga temukan ada anak panah, yang sudah kami sita sebagai barang bukti," ucapnya.(W05)
sumut24.co MedanRakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026 di Medan tak hanya bahas kebijakan pembangun
kota
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
kota
Mantan Ketua Ormas di Medan Ditangkap, Diduga Kelola Lokasi Judi Tembak Ikan
kota
sumut24.co MedanMemasuki usia ke436 tahun, Kota Medan kembali merayakan perjalanan panjang sebagai salah satu kota metropolitan terbesar
kota
sumut24.co MedanSuasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Batalyon Parako 463 Pasgat saat upacara Hari Jadi Kota Medan ke 43
kota
Medan PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menggelar Pojok Sehat Purna Bakti Bank Sumut, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksan
Umum
Medan Sumut24.coMomentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Bhayangkara menjadi refleksi atas delapan dekade pengabdian Kepolisian Negara Republ
News
Warga Desak Kapolres Mengusut Tudingan Pencemaran Nama Baik Pangulu Pokan Baru yang Terlibat Judi Togel dan Tembak ikan
kota
Bupati Pakpak Bharat Menbuka Pelatihan Pembuatan Zat Pewarna
kota
BNCT Dukung Pengembangan Talenta Maritim melalui Vessel Tour Bersama Evergreen dan Akademi Maritim Indonesia
kota