Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
Deputi Gubernur BI, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut IGP Wira Kusuma, dan Pj Gubsu secara resmi membuka Pagelaran Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2024 yang dirangkai dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI dan BBWI) menghadirkan 400 UMKM di Istana Maimon, Medan, Rabu (3/7/2024).
Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen memperkuat ekonomi dan investasi di daerah melalui kegiatan UMKM dan bisnis, serta promosi proyek investasi strategis di Sumatera Utara (Sumut).
Selain itu, pelaksanaan Gernas BBI dan BBWI merupakan momentum untuk memperkuat UMKM dan mengubah pola pikir masyarakat untuk cinta dan bangga akan produk Indonesia.
"Mencintai produk Indonesia saja tidaklah cukup, maka itu diperlukan langkah-langkah strategis dalam menghadapi persaingan produk UMKM yang semakin ketat, salah satu caranya seperti menggunakan produk lokal buatan UMKM," ujar Juda Agung.
Upaya lainnya, lanjut Juda Agung, adalah terus berinovasi dengan mengikuti selera yang terus berkembang. Kemudian dengan menonjolkan kualitas dan keunikan dari produk UMKM.
"Produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kualitas standar, tapi kualitas cerita, bahwa makanan ini adalah organik, bahwa tenun ini adalah ramah lingkungan, bahwa kerajinan ini mempunyai nilai heritage yang harus dijaga. Pelaku UMKM menyumbang sebagian besar lapangan kerja di Indonesia, serta menjadi motor penggerak bagi ekonomi daerah dan penyangga ketahanan ekonomi nasional," ucap Juda Agung.
Sebagaimana diketahui, Gernas BBI dan BBWI 2024 merupakan rangkaian pagelaran Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2024 dengan Bank Indonesia (BI) sebagai campaign manager yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Kegiatan ini menggandeng berbagai stakeholder seperti kementerian, perbankan, penyelenggara jasa sistem pembayaran (non bank), top brands, Dekranasda, dinas dan asosiasi terkait.
Turut hadir pada pagelaran KKSU, di antaranya Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo RM Manuhutu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut IGP Wira Kusuma, Forkopimda Sumut, sejumlah konsulat negara sahabat dan konsulat kehormatan, akademisi, pelaku UMKM dan stakeholder lainnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Agus Fatoni pada kesempatan itu mengajak masyarakat, khususnya Sumatera Utara untuk menggunakan produk lokal guna mendorong pertombuhan ekonomi daerah.
"Saya sangat senang dengan kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya UMKM untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyambut baik berbagai inisiatif untuk percepatan pengembangan UMKM dan pariwisata dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut," kata Agus Fatoni.
Menurut Agus Fatoni melalui Gernas BBI dan BBWI 2024 dapat mendorong semangat para pelaku UMKM untuk terus berkembang dan berinovasi. Saat ini, jumlah UMKM di Sumut tercatat sebanyak 1,16 juta yang mampu menyerap 80% tenaga kerja. Dari jumlah tersebut sebanyak 98,9% merupakan usaha mikro dan kecil, sedangkan usaha menengah dan besar hanya sebanyak 1,1%.
Melalui pagelaran KKSU ini, Fatoni mengimbau para pelaku UMKM untuk dapat melakukan transformasi dan inovasi usaha. Salah satu caranya dengan memanfaatkan media sosial, e-Commerce dan website sebagai sarana utama pemasaran dikarenakan sejalan dengan adaptasi kehidupan normal yang baru.
Selanjutnya menguatkan sinergi dan kolaborasi antar-pelaku dan pendukung UMKM dalam berbagai bentuk dari proses produksi, permodalan, maupun pemasaran. Fatoni juga menyarankan pelaku UMKM agar mengoptimalkan transaksi penjualan menggunakan alternatif sistem pembayaran tanpa sentuhan dengan menggunakan Quick Response Indonesian Standard (QRIS).
"Kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, melalui Dinas Koperasi dan UKM tahun 2024 ini juga mengadakan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kewirausahaan dan juga peningkatan daya saing UKM melalui kegiatan, seperti berbagai pelaksanaan inkubator bisnis, fasilitasi pameran dan galeri produk UMKM, pelatihan peningkatan produk UMKM dan branding produk, yang akan memberikan dampak yang lebih signifikan bagi perkembangan seluruh UMKM di Sumut," jelas Agus Fatoni. (red)
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota