Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Baca Juga:
Menurut AKBP Dudung Setyawan, operasi ini dilaksanakan berdasarkan Rencana Operasi Kepolisian Kewilayahan "SIKAT TOBA 2024" yang telah direncanakan dengan matang. "Kami fokus untuk menindak dan mengungkap kasus-kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat," ujarnya.
Kemudian selama periode pelaksanaan, polisi berhasil mengungkap total 12 tersangka yang terlibat dalam berbagai kejahatan. Dari jumlah tersebut, 3 tersangka berhasil ditangkap sesuai dengan target operasi yang telah ditetapkan.
Salah satunya adalah SURIANSYAH alias MANJAL, yang ditangkap di Jl. Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/57/IV/2024/SPKT/POLRES PADANGSIDIMPUAN/POLDA SUMUT tanggal 22 April 2024.
Dalam pelaksanaan Operasi "SIKAT TOBA 2024", polisi berhasil mengungkap 12 tersangka yang terlibat dalam berbagai kasus kejahatan jalanan sesuai dengan target yang ditetapkan:
Dimana telah dilakukan penangkapan tersangka sesuai target operasi yakni SURIANSYAH als MANJAL (39 tahun) dari Padangsidimpuan Selatan dan Sikara Kara, Mandailing Natal, RIJAL HAKIM SAPUTRA als HUTING als BANGKER(38 tahun) dari Aek Nauli, Batang Angkola, dan AGUNG SATRIO als KAPAL (36 tahun) dari Padangsidimpuan Utara.
Selain itu, operasi ini juga berhasil mengamankan barang bukti berharga seperti 1 unit laptop Lenovo, 1 unit sepeda motor Yamaha Scorpio, kabel optik, handphone, dan mesin air berhasil disita dari para tersangka.
*Penangkapan dan Kronologi*
Penangkapan dilakukan mulai tanggal 3 Juni hingga 17 Juni 2024, melibatkan koordinasi yang baik antar unit polisi di berbagai wilayah. Beberapa lokasi di Padangsidimpuan Selatan dan Utara menjadi titik fokus operasi ini, termasuk Kelurahan Padangmatinggi dan Jalan Imam Bonjol.
Setiap penangkapan diinformasikan secara transparan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Operasi "SIKAT TOBA 2024" tidak hanya berhasil mengurangi angka kejahatan jalanan, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dudung Setyawan, SH.,S.IK.,MH., mengapresiasi kinerja tim dalam menjalankan operasi ini. "Ops Sikat Toba 2024 telah memberikan kontribusi signifikan dalam memerangi kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan langkah-langkah yang lebih baik ke depannya," ujarnya.
Dengan berhasilnya operasi ini, Kepolisian Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk melindungi warga dari ancaman kejahatan.
Masyarakat diharapkan dapat terus mendukung upaya-upaya pencegahan dan penindakan kejahatan demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua.zal
sumut24.co MedanMenjadi kota metropolitan dengan keterbatasan lahan pertanian bukan berarti pasrah terhadap ancaman krisis pangan, melaink
kota
Jakarta, SUMUT24.CO Wakil Ketua DPR RI, Ir. Sufmi Dasco Ahmad, menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan
Politik
Wakil Bupati Pakpak Bharat Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke 33
kota
Bupati Asri Ludin Hadiri Peresmian Gedung Universitas ST Bhinneka, Dorong SDM Unggul dan Inovatif
kota
Bank Sumut Salurkan Zakat Pegawai, 100 Anak Ikuti Khitan Massal
kota
Medan, Sumut24.co Kabar membanggakan datang dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Salah seorang dosennya, Dr. Nuraini Kemalas
Profil
LTKP Desak Wali Kota Medan Evaluasi Kadis Pariwisata, GEMES IX 2026 Dinilai Minim Inovasi dan Disorot Soal Anggaran Rp2,5 Miliar
News
Pemburu Dollar Juara! Kapolres Tapsel Cup Road to ESport Kapolri Cup 2026 Sukses Cetak Talenta Esports Baru
kota
150 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Apresiasi Kolaborasi TP PKK dan Berbagai Mitra
kota
Rp2 Miliar Digelontorkan! Bupati Putra Mahkota Sulap Sampah Padang Lawas Jadi Paving Block dan Pupuk
kota