Senin, 23 Februari 2026

Budidaya Komoditas Cabai Merah Keriting dan Cabai Rawit Sangat Menjanjikan Untuk Peningkatan Ekonomi.

Amru Lubis - Senin, 11 Maret 2024 11:27 WIB
Budidaya Komoditas Cabai Merah Keriting dan Cabai Rawit Sangat Menjanjikan Untuk Peningkatan Ekonomi.
Kota Solok I Sumut24.co

Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Sumatra Barat, H. Zulkifli, saat melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para petani di ladang, Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, mengatakan Budidaya Komoditas cabai merah keriting dan cabai rawit sangat menjanjikan untuk peningkatan ekonomi.

Dalam hal ini , Dinas Pertanian Kota Solok terus mendorong para petani untuk meningkatkan produksi komoditas cabai. Langkah itu sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi inflasi yang disebabkan komiditas cabai, utamanya saat memasuki hari besar keagamaan.

.Zulkifli melihat langsung kebun cabai yang dibudidayakan, cabai merah keriting dan cabai rawit. "Cabai merupakan komoditas pertanian yang banyak dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat. Akibatnya, cabai menjadi komoditas yang kerap memicu terjadinya inflasi di pasaran, utamanya saat memasuki hari-hari besar keagamaan," tutur Zulkifli.

Dari data Dinas Pertanian Kota Solok, produksi cabai cukup tinggi. Pada tahun 2023, tercatat produksi cabai merah keriting sebanyak 537,41 kuintal. Total luas tanam lebih kurang 8,58 hektare. Sementara itu, produksi cabai rawit mencapai 668,43 kuintal dengan luas tanam 7,43 hektare.

Diungkapkannya, terkait daerah sebaran, budidaya tanaman cabai menyebar di berbagai daerah di Kota Solok. Mayoritas di Kecamatan Lubuk Sikarah. Dinas Pertanian juga menargetkan peningkatan produksi cabai di tahun 2024, setidaknya bisa memenuhi kebutuhan lokal.

Untuk itu dinas Pertanian melalui para penyuluh tetap melakukan pembinaan terhadap para petani cabai. Bahkan, tingkat keberhasilan berkisar antara 70-80 persen. Potensi ini mendorong petani untuk lebih banyak membudidayakan cabai.

Kita terus mendorong petani untuk melakukan perluasan budidaya tanaman cabai. Masih banyak lahan tidur yang bisa diolah untuk budidaya cabai dan potensi ekonominya sangat tinggi," ujar Zulkifli.(YOSE)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amru Lubis
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penyalahgunaan Kewenangan, Kejari Deli Serdang Didesak Periksa Dugaan Kerugian Negara di Desa Patumbak II
Bantuan YBM PLN Menguatkan Warga Desa Batu Hula Pascabencana
Wamenkop RI Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Mangga Dua, Progres Pembangunan Capai 96 Persen
Satu Unit Rumah di Desa Tebing Tinggi Ludes Terbakar, Kapolsek dan Camat Tanjung Beringin Langsung Ambil Tindakan
Terbaru! Kesaksian Warga Desa Garoga: Banjir Datang Empat Tahap, Lumpur dan Kayu Terjang Permukiman
Eksekusi Terpidana Korupsi Dana Desa Akhiruddin Rampung, Kejari Padangsidimpuan Tegaskan Sudah Sesuai SOP: Tidak Ada Arogansi, Semua Prosedural
komentar
beritaTerbaru