Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional
Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional
kota
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut IGP Wira Kusuma mengingatkan bahwa faktor inflasi bisa juga disebabkan oleh cuaca. Namun, semua steakholder harus bersinergi. "Jadi semua steakholder harus berkolaborasi untuk menekan inflasi daerah, selama Nataru," ujar IGP Wira Kusuma saat Bank Indonesia Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumut menggelar rapat dengan tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) daerah setempat di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (21/12/2023) siang.
Rapat dengan tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) daerah tersebut menbahas sinergitas dan inovasi ketahanan pangan dalam rangka menjaga stabilitas harga menjelang hari kebesaran nasional kebangsaan natal tahun 2024 dan tahun baru (nataru) 2024.
Menurut IGP Wira Kusuma, komponen yang mengalami inflasi harga diatas rata rata adalah beras dan cabai.
"Beras dan cabe merah dua komponen ini akan menjadi penyumbang inflasi sampai dengan Desember ini," tambahnya.
Pengakuan IGP Wira Kusuma bahwa inflasi terjadi dikarenakan turunnya stok dan adanya ketergantungan pasokan dari beberapa daerah.
"Jadi, untuk mencegah inflasi itu. Seluruh steakholder harus saling berkomunikasi. Bahkan, pasae murah yang dilakukan pemerintah daerah juga dapat mencegah inflasi," terangnya.
Sementara itu, Pejabat Gubernur Sumut, Hassanudin mengucapkan terima kasih atas saran dan masukan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut.
"Jadi memang kita harus bersama sama untuk menjaga stabilitas harga. Kecukupan pasokan dalam menjaga stabilitas harga itu kunci utama untuk memastikannya kesejahteraan masyarakat," kata Hassanudin.
Selain itu, Hassanudin mengaku akan melakukan kordinasi antar wilayah untuk memastikan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok.
"Lakukan komunikasi kepada masyarakat secara transparan baik mengenai upaya dijalankan pemerintah dan mengimbau untuk belanja secara bijak. Inflasi ini harus dijaga bersama," tambahnya.
Menurut Hassanudin, banyak tantangan mengenai inflasi di Sumut. Diantaranya tantangan ketidakpastian geopolitik global, dalam pasokan dan peningkatan harga komoditas di pasar global.
"Selain itu, kita juga akan melakukan upaya pengendalian inflasi tahun 2024 dan gerakan pangan murah. Program kerja TPID tahun depan harus lebih baik," tuturnya.
Kemudian, Hassanudin juga mengajak agar Wali Kota dan Bupati serta OPD pemerintahan untuk segera mengikuti arahan dari Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo pada Rakornas kepala daerah se Indonesia tahun 2023.
"Manfaatkan APBD untuk mengendalikan inflasi melalui intervensi pasar untuk mengurangi gejolak harga komoditas pangan terutang beras serta penguatan cadangan pangan daerah dan penyalurannya," ucapnya.
Perkuat sarana dan prasarana pertanian dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan integrasi data stok dan neraca pangan daerah untuk menyusun kebijakan pengendalian inflasi dan perkuat kerjasama antar daerah.
"Perkuat infrastruktur dan rantai pasokan dan sinergi kordinasi kebijakan pengendalian inflasi untuk menjaga eksfektasi inflasi," terangnya.
Sebelumnya, Kepala Biro Perekonomian, Sekretariat Daerah Sumut Ir. Poppy Marulita Hutagalung mengaku bahwa seluruh pemangku kepentingan harus berkomunikasi untuk mencegah terjadinya inflasi.
"Memang, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menjaga inflasi komoditi. Semuanya harus berkolaborasi," kata Poppy.
Selanjutnya, Poppy juga mengaku bahwa banyak faktor yang membuat harga bahan pokok menjadi naik.
"Jadi, ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan dan menyebabkan inflasi. Diantaranya cabai merah dan beras. Banyak faktornya, bisa juga itu disebabkan karena cuaca dan lainnya," terangnya.(red-1)
Bunda Salma Raih AMKI Kartini Award 2026, Harumkan Nama Aceh di Tingkat Nasional
kota
DPRK Aceh Utara Rekomendasikan LKPJ Bupati tahun Anggaran 2025 pada paripurna ke 3 Tahun 2026.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menerima kunjungan kerja Tim Supervisi Desa dan Kelurahan Percontohan dalam rangka
News
Terbongkar! Sabu 22 Kg Jaringan Malaysia&ndashAceh Disamarkan dalam Tangki Mobil, Kurir Ditangkap di Parkiran Mal Medan
kota
Polresta Deli Serdang Uji Kesiapan Lewat Simulasi Sispam Kota
kota
Izin Undian Gebyar Pajak Sumut Belum Terbit, Pelaksana Event dan Pejabat Terkait Terancam Pidana
kota
Polsek Medan Labuhan Ungkap Kasus Curas di Gang Jagung, Dua Pelaku Diamankan
kota
Shohibul Anshor Siregar LKPJ Medan 2025 Ungkap Kegagalan Struktural, Proyek Drainase Hanya Jadi "Pemborosan Negara"
kota
Bawa Senjata Tajam Dua Anggota Geng Motor di Marelan Diamankan Polres Belawan
kota
Pengungkapan Sehari,Polda Sumut Amankan 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja dari 5 Tersangka
kota