Melampaui Sekat Negara-Bangsa: Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
Melampaui Sekat NegaraBangsa Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
kota
Jakarta – SUMUT24
Baca Juga:
Ratusan mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi negeri di Indonesia menyerukan gerakan #IndonesiaBermartabat di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Gerakan ini dibuat sebagai reaksi semakin terpuruknya moralitas anak muda.
“Ada tiga hal yang kami serukan kepada anak muda, yaitu gerakan antikorupsi, gerakan antinarkoba, dan gerakan antipornografi,” ucap Arya Adiansyah, ketua kampanye gerakan #IndonesiaBermartabat, Minggu (8/5).
Arya mengatakan gerakan ini mendorong keluarga Indonesia, khususnya orang tua, mendidik anak-anaknya sejak di rumah. Orang tua, ujar Arya, seharusnya memiliki akses pengawasan terhadap anak paling intensif. “Bisa dilihat banyak anak-anak kini bisa mengakses Internet tanpa batas. Padahal, lewat Internet, pornografi sangat mudah untuk diakses,” tutur Arya.
Ratusan mahasiswa tersebut berkampanye menggunakan ikat kepala merah hati dengan tulisan #IndonesiaBermartabat. Ratusan mahasiswa tersebut dibagi dalam beberapa kelompok. Kelompok pertama menyerukan antikorupsi. Sambil berorasi, mereka meneriakkan bahwa korupsi telah menjadi penyakit di negeri ini.
Kemudian kelompok lain menyerukan gerakan antinarkoba. Menurut mereka, pengguna narkoba di Indonesia sudah tidak dapat ditoleransi. Generasi muda juga turut rusak dengan merebaknya peredaran narkoba. Tak jarang masa depan mereka berujung di bui atau kematian.
Ada pula gerakan antipornografi. Muhammad Syaeful Mujab, yang ikut berorasi, tak menyangkal bahwa kejahatan seksual yang terjadi belakangan ini sebagai akibat merebaknya video porno yang merajalela. Bahkan, sejak usia dini, anak-anak sudah dapat mengaksesnya dengan mudah.
Dalam gerakan ini, mahasiswa tersebut meminta para orang tua mengecek secara berkala rutinitas anak mereka. “Sudahkah Anda cek handphone anak Anda?” tulis mahasiswa tersebut dalam secarik kertas. Tulisan lain berbunyi, “Awas, pornografi ada di mana-mana.”
Sembilan perguruan tinggi negeri yang terlibat dalam gerakan tersebut di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, Universitas Hasanuddin, dan Institut Pertanian Bogor. (int)
Melampaui Sekat NegaraBangsa Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
kota
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
kota
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
News
Momen Kebangsaan Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai
News
Medan sumut24.co Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggara
kota
HUT RI ke81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba AntarOPD
kota
Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT Kami Siap Berkolaborasi
News
Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
kota
Wayang &ldquoAbiyasa Madeg Brahmana&rdquo Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM
kota
Spanduk &ldquoIrsyadi dan KroniKroninya Kuasai Pemerintah Aceh&rdquo Muncul di Simpang Surabaya
News