Sekjen PBB Kutuk Keras Gugurnya Penjaga Perdamaian Indonesia di Lebanon
BEIRUT Sekretaris Jenderal Perserikatan BangsaBangsa (PBB) Antnio Guterres secara tegas mengecam insiden yang menewaskan seorang pe
News
Baca Juga:
- Sekjen PBB Kutuk Keras Gugurnya Penjaga Perdamaian Indonesia di Lebanon
- PLN UID Sumatera Utara Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penandatanganan SPJBTL Dan MoU, Tambah Daya 49,99 MVA Dari Sektor Industri Dan Akademik
- Pastikan Keselamatan Penerbangan, Polresta Deli Serdang Tes Urine Kepada Awak Kabin Garuda Indonesia*
Padang Aro | Sumut24
Sembako di posko bencana utama Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sudah habis dan hari ini dapur umum tidak memasak.
“Stok kami di posko utama sudah habis didistribusikan kepada korban bencana dan berdasarkan pengamatan lapangan kami memberikan bantuan berdasarkan skala prioritas khusus untuk kampung tarandam sudah bisa memasak di rumah sehingga bantuan sembako di prioritaskan ke Lubuk Ulang Aling yang belum tersentuh bantuan”, kata Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat DesaNagari Andri Gustova didampingi TKSK Reno, di Padang Aro, Minggu (15/12).
Dia mengatakan, sejak pertama bencana semua dinas sudah berkontribusi tetapi bencana terjadi beruntun dan masyarakat terdampak sangat banyak sehingga stok habis.
Saat ini katanya, digudang posko bencana yang tersisa hanya pakaian layak pakai selebihnya sudah habis.
Dia mengatakan, saat ini stok sembako digudang milik Dinas Sosial sudah habis dan sudah diminta lagi ke Provinsi dengan harapan Senin 16/12 sudah datang.
“Stok di gudang sudah habis dan kami sudah meminta tambahan beras serta sembako lainnya ke Provinsi maupun Bulog,” katanya.
Dia menjelaskan, pemerintah berencana membuka posko bencana di Lubuk Ulang Aling karena lokasinya terlalu jauh dari posko saat ini.
“Sekarang Kepala Dinas Sosial sedang di Lubuk Ulang Aling dan tidak bisa dihubungi, setelah pulang akan dibahas tentang pendirian posko disana,” ujarnya.
Untuk Lubuk Ulang Aling katanya, pada Sabtu sudah disalurkan berbagai bantuan dan pengantarannya dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman.
Berdasarkan data BPBD banjir yang melanda Solok Selatan sebanyak 1.655 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 5.571 orang terdampak yang tersebar di empat Kecamatan.
Warga yang paling banyak terdampak banjir berada di Kecamatan Sungai Pagu yaitu sebanyak 1.333 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 4.780 orang akibat luapan sungai Batang Suliti dan Batang Bangko.
Selanjutnya di Kecamatan Sangir Batang Hari sebanyak 310 kepala keluarga dengan 748 jiwa yang terdampak banjir akibat luapan sungai Batang Hari.
Seterusnya di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh sebanyak 12 kepala keluarga dengan 43 jiwa serta di Pauah Duo satu Balita hanyut.
Sedangkan untuk bangunan 1.505 rumah warga terendam banjir dimana satu unit rusak ringan dan 15 rusak berat. red
BEIRUT Sekretaris Jenderal Perserikatan BangsaBangsa (PBB) Antnio Guterres secara tegas mengecam insiden yang menewaskan seorang pe
News
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan eko
kota
Pastikan Keselamatan Penerbangan, Polresta Deli Serdang Tes Urine Kepada Awak Kabin Garuda Indonesia
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promotion be
kota
sumut24.co JakartaKementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memberikan perhatian serius terhadap kasus hukum yan
Umum
Rektor UNPAB Ajak Perkuat Kebersamaan di Halal Bihalal YPSA 1447 H
kota
Rektor UNPAB Ajak Perkuat Kebersamaan di Halal Bihalal YPSA 1447 H
kota
Medan sumut24.co Personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota Polrestabes Medan meringkus 2 (dua) orang laki laki pelaku Pencurian Sepeda Motor
Hukum
LPA Medan Buka Pusat Layanan Pengaduan Anak
kota
sumut24.co MEDAN, Setiap tahun, kompetisi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia semakin ketat. Pada UTBKSNBT 2025, tercatat leb
kota