Musa Rajeck Shah (Ijeck) Mau Sukses Harus Jujur, Semangat dan Berani

0
2797

Menjadi seorang pengusaha bukanlah hal yang mudah, tetapi jika kita memiliki tekad yang kuat dan selalu berusaha, pasti kita akan mencapai keberhasilan dalam berbisnis. Dan tentunya kalau mau sukses dalam berwirausaha, kita harus bersifat jujur, semangat dan berani.

Inilah jurus jitu yang diungkapkan pria yang memiliki nama lengkap Musa Rajeck Shah, saat menjadi pembicara dalam acara Seminar Nasional & Pelantikan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Sumut periode 2015-2017, di Gedung Auditorium Universitas Negeri Medan, Rabu (24/2) siang.

Pria yang akrab disapa Bang Ijeck sekaligus termasuk salah satu kandidat penerima Award Sumut24 Dahsyat yang ke 4 tahun mengatakan, telah banyak menjajaki dunia wirausaha. Tak pelak ia pun disebut sebagai pengusaha muda sukses selama berkarir dalam dunia tersebut. Terakhir ia pun terpilih sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara.

“Kalau melihat ramainya mahasiswa yang datang sekarang, saya pun serasa malas menjadi pengusaha. Rasa-rasanya saya ingin kembali lagi menjadi mahasiswa. Karena mahasiswa yang datang kemari memiliki rasa semangat dan energik yang tinggi,” canda Ijeck, di depan ribuan mahasiswa peserta seminar nasional itu.

Menurutnya, jika ingin menjadi pengusaha muda yang sukses, kita perlu menanamkan rasa jujur, semangat dan berani sejak dini.

“Kalau jadi pengusaha sukses tidak boleh berbohong, harus semangat dan energik, berani mengambil resiko dan berpikirnya matang,” katanya.

Dihadapan ribuan mahasiswa, Ijeck pun menyampaikan agar mahasiswa mulai memikirkan cita-citanya kedepan. Sebab menurut Ijeck, banyak mahasiswa atau anak muda sekarang yang belum memikirkan nasibnya untuk kedepan.

“Mahasiswa atau anak muda lainnya perlu memikirkan cita-citanya sejak dini, karena kalau tidak mereka nggak akan pernah tau kedepan mau jadi apa,” ujarnya.

Ijeck juga menceritakan bahwa ia sudah memilih dunia usaha sejak masa SMA. Kala itu ia berkeinginan dan memiliki hobi sebagai pembalap. Namun untuk membeli motor balap, itu memerlukan dana yang besar. Itulah yang menjadi cita-citanya, sehingga ia pun bisa meraih keinginannya tersebut.

Dipenghujung pembicaraannya, Ijeck menyampaikan kepada mahasiswa untuk tidak membuang-buang waktunya. Dan raihlah kesempatan yang ada. “Jangan pernah malu untuk menjadi pengusaha, dan yang terpenting jalinlah komunikasi yang baik dengan mitra kita,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Umum BPD HIPMI SUMUT, Akbar, dan Ketua Umum HIPMI, Bahlil, yang juga menjadi pembicara seminar nasional tersebut. Keduanya menambahkan, pengusaha itu adalah orang yang berani mengambil resiko dalam melangkah. Tak hanya itu, pengusaha juga harus memiliki kecerdasan dalam mengkonsep usaha apa yang mau dijalankan.

Sementara itu, dalam acara tersebut juga dilakukan pelantikan kepengurusan HIPMI PT periode 2015-2017. Sebanyak 45 angoota HIPMI dilantik disana. Ketua HIPMI PT SUMUT, M Zaid Fahry mengatakan, HIPMI lahir untuk membuka pikiran mahasiswa yang selama ini terbilang monoton. Dimana banyak dari mahasiswa setelah lulus hanya berpikir untuk menjadi pegawai disebuah perusahaan, jarang ada yang berkepikiran untuk menjadi pengusaha.

“Anggota HIPMI PT Sumut tergabung dari 12 kampus di Sumut, dan 75 persen anggota kita adalah pengusaha muda. Kita hadir untuk merubah mindset mahasiswa untuk memiliki jiwa sebagai wirausaha muda,” tegasnya. Kedepan HIPMI PT Sumut bisa mensinergikan program kerjanya, dan menjadi inkubator bagi dibidang bisnis dan juga HIPMI tidak menutup pintu bagi mahasiswa yang ingin bergabung. (dio)