Menteri Susi Bakal Libatkan Perbankan Majukan Industri Perikanan

0
1076

JAKARTA | SUMUT24
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti akan menggandeng sektor perbankan guna mengoptimalkan kinerja industri perikanan Tanah Air. Menurut Susi, pemberantasan illegal fishing yang telah dan akan terus dilakukan tidak akan maksimal tanpa bantuan pembiayaan dari perbankan.

Dalam perjalanannya, Menteri Susi telah komitmen melakukan pemberantasan illegal fishing. Hasilnya pun terbukti pada pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah di sektor kelautan dan perikanan.

“Produksi perikanan tangkap pada triwulan III-2015 mencapai 1,75 juta ton, sementara perikanan budidaya mencapai 3,83 juta ton,” ujar Susi di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (29/3).

Meski begitu, pemberantasan illegal fishing dirasa tidak cukup dalam mengawal sektor kelautan dan perikanan. Dibutuhkan sinergitas antara KKP dengan sektor perbankan, terutama dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Kerja sama pada sektor perbankan dilakukan di berbagai lini, salah satunya adalah kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pengelolaan program JARING (Jangkau, Sinergi dan Guideline).

“Realisasi pembiayaan melalui program JARING pada tahun 2015 mencapai Rp 6,69 triliun melebihi target penyaluran sebesar Rp 5,3 triliun,” ujar Susi.

Selain itu, saat ini Menteri Susi juga fokus pada promosi investasi di 15 puIau kecil dan kawasan perbatasan. “Pemerintah juga gencar mempromosikan peluang investasi melalui pengembangan sentra bisnis kelautan dan perikanan terintegrasi di 15 pulau-pulau kecil dan kawasan perbatasan. Tentunya ini sangat mendukung kebijakan pemerintah terkait konektivitas dan poros maritim dunia,” jelas Susi.

Selain itu, KKP juga melakukan forum bisnis secara periodik dengan para pemangku kepentingan dan negara- negara tetangga, serta melakukan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Salah satu aktivitas dalam rangka meningkatkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan memaksimalkan investasi dan pembiayaan industri perikanan melalui sektor perbankan, Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan The Economist, salah satu media internasional menggelar acara dialog bertajuk The Economist Luncheon, executive dialogue yang berjudul ‘Financing Sustainable Fisheries in Indonesia. (mer)