Luhut Binsar Panjaitan Apresiasi Groundbreaking 10 Desa Kawasan Danau Toba

229

TOBA I SUMUT24.co

Badan Pelaksana Otorita Danau Toba melaksanakan pembayaran santunan bagi masyarakat penerima penyelesaian dampak dampak soaial kemasyarakatan pada lahan zona Otorita Danau Toba, yang dilaksanakan di Balai Kantor Bupati Toba, Jumat 10/7/2020.

Pada hari yang sama telah dilakukan juga Groundbreaking ( peletakan batu pertama ) di 10 desa kawasan Danau Toba dukungan PT Pertamina Persero dan PT Pegadaian Persero, yang dilakukan secara virtual meeting dari Jakarta, Medan, Kantor Bupati Toba, Desa Sigapiton Kecamatan Ajibata Toba.

Virtual meeting pada 4 lokasi tersebut, diikuti oleh Menko Kemaritiman dan Insvestasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnhu Utama, Dirut Pegadaian Kuswiyoto, Dirut Badan Pelaksana Otorita Asahan Arie Prasetyo,Bupati Toba Ir Darwin Siagian, Sekdakab Toba Drs Audi Murphy Sitorus dan para unsur Forkopimda Toba.

Audi Murphy Sitorus selaku Ketua Tim Terpadu dampak sosial kemasyarakaratan pada lahan Zona Otorita Danau Toba, didalam laporannya disampaikan, bahwa pembayaran tersebut adalah sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Toba Nomor 415 Tahun 2020 tanggal 8Juli 2020, tentang penetapan nama dan besaran santunan uang bagi masyarakat dampak sosial kemasyarakatan pada lahan zona Otorita Danau Toba, dan besaran santunan secara keseluruhan pada tahap pertama lahan seluas 279 ha Rp.26.137.298.000

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, dalam sambutannya , mengapresiasi pelaksanaan pembayaran 279 ha tanah milik 219 kepala keluarga.

Maka dengan selesainya pembayaran lahan tahap pertama, proses pembangunan akan lebih cepat dan lancar. Dan merupakan moment yang baik, menunjukkan kepedulian pemerintah kepada rakyat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak, dan kepada Kepala Desa Sigapiron, Kepala Desa Motung, dan Kepala Desa Pardamean Sibisa, berkat dukungannya, sehingga terlaksana pembayaran dampak sosial kepada masyarakat yang bersedia memberi dukungan untuk kemajuan daerah menjadi daerah tujuan wisata.

Menparekraf mengatakan, dengan ditetapkannya kawasan Danau Toba sebagai Geopark oleh UNESCO, akan menambah nilai jual Destinasi KawasanDanau Toba.

Dengan penetapan ini juga, akan lebih membantu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk menjual destinasi ini, sehingga pengunjung akan semakin datang ke Danau Toba. Wels

Loading...