Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
MEDAN|SUMUT24 Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Rusdi Sinuraya mengatakan, pemerintah akan segera membangun bekas Pasar Aksara menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Fly Over (FO).
Baca Juga:
Dengan demikian, menurut Rusdi, lokasi pasar aksara yang lama akan diambil Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Kepada Tribun Medan, Rusdi mengatakan rencananya, Lokasi Pasar Aksara akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Terminal MRT.
“Kalau yang lama rencananya akan diambil Pemko untuk Ruang Terbuka Hijau dan Fly Over setelah kita bangun Pasar Aksara di Jalan Masjid Dusun I Kecamatan Percut Seituan,” ujar Rusdi, Senin (18/3).
Rusdi melanjutkan, sejauh ini proyek Pasar Aksara sedang dalam pelelangan oleh Kementerian PUPR di Jakarta.
Apalagi Perpres (Peraturan Presiden) disebutkan Rusdi, telah dibentuk baru-baru ini. Artinya, proyek pembangunan pasar tersebut akan menggunakan APBN.
Lokasi pasar aksara yang berada di kawasan administrasi Pemkab Deliserdang saat ini masih berdiri rumput rumput liar. Jalan pendukung menuju proyek ratusan miliar ini pun berkisar hanya selebar 4 meter.
“Proyeknya sekitar Rp 106 Miliar dan sekarang masih tahap pelelangan. Kita maunya secepatnya, tahun ini bisa terlaksana. Tapi kita tunggu saja,” ujar Rusdi.
Nantinya setelah rampung dibangun maka pasar itu akan diserahkan terutama kepada pedagang yang berjualan di Pasar Aksara.
Ia juga mengaku sudah mengabarkan kepada pedagang soal pembangunan pasar aksara yang baru di lokasi yang berjarak 500 meter.
“Jadi jalan Masjid itu akan kita perlebar lagi. Nggak sekecil itu nanti,” katanya.
Sekertaris Daerah Kota Medan Wirya Alrahman mengatakan Pemko Medan saat ini menunggu pemerintah pusat menyelesaikan tender proyek Pasar Aksara. Namun untuk lebih jelas, ia menyarankan untuk bertanya ke Dinas Perkim.
Ia pun membenarkan, bahwa pada lokasi pasar aksara yang lama akan dibangun Fly Over dan MRT. “Pastinya kita akan bangun Flyover di situ. Kalau MRT masih kita lihat dulu,” katanya.
Senada dengan proyek Pasar Aksara yang bersumber dari APBN, nantinya proyek Fly Over pun akan akan dibiayai pemerintah pusat karena Pemko Medan mengaku tak sanggup menanggung sendirian.
“Proyek Fly Over itu bukan satu paket sama proyek MRT ya. Itu proyek sendiri yang kita ajukan agar dibiayai melalui APBN. Kalau kita nggak kuat lah,” pungkasnya.(R02)
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum
SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras
kota
sumut24.co MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) P
kota
MEDAN Sumut24.co Media Sumut24 Group membuka peluang kerja sama strategis dengan perusahaan agribisnis terkemuka, Asian Agri Group, melalu
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat
News
sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat
News
sumut24.co BATUBARA. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membuka Program Magang Inalum 2026 bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengala
News