Senin, 23 Februari 2026

Warga M Yakub 5 Tahun Menanti Reaksi Pemkab Deliserdang Buka Akses Jalan Ke Williem Iskandar

Administrator - Kamis, 20 September 2018 09:51 WIB
Warga M Yakub 5 Tahun Menanti Reaksi Pemkab Deliserdang Buka Akses Jalan Ke Williem Iskandar

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Sejak 5 (Lima) Tahun lamanya, warga Jalan M Yakub, Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan menantikan respon dari pemerintah Kabupaten Deliserdang untuk membuka akses menuju Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang yang Selma ini ditutup para Pedagang Kaki LimaP (PKL) hingga mengakibatkan masyarakat setempat tidak bisa lagi menikmati jalan yang dibangun pemerintah tersebut.

 

Masyarakat sekitar telah berupaya semaksimal mungkin melalui pihak Kelurahan Sei Kera Sengak melayangkan surat dengan nomor 609/425 pertanggal 19 Juni 2018 yang ditanda tangani oleh Lurah setempat saat dijabat Oleg, Muhammad Ilfan SE, dan surat dari Kecamatan Medan Perjuangan dengan nomor 620/419 yang ditanda tangani oleh camat least dijabat Oleg, Rahmat ASP Harahap pertanggal 20 Juni 2013 yang berisi prihal permohonan bantuan kepada pihak Pemkab Deliserdang Cq Kasatpol PP Pemkab Deli Serdang.

 

Adapun berbunyi is it Surat tersebut menindak lanjuti surat kelurahan Sei Kera Hilir nomor 600/425 tanggal 19 Juni 2013 prihal usulan dibuka akses Jalan M Yakub yang menembus Jalan Williem Iskandar karena tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4). Namun, hingga sekarang September 2018 hal itu hanya mimpi disiang bolong belaka.

 

Masyarakat Jalan M Yakub yang merasa keberatan dengan hal ini turut memberikan pernyataan dan tanda tangan disertai foto Copi KTP mereka, masyarakat beralasan bahwa kepentingan umum jauh lebih penting dari kepentingan sekelompok orang yang tak bertanggung jawab.

H Syahrial salah seorang masyarakat setempat mengaku resah Sengak keberadaan lapak para PKL yang berjualan dikawasan itu hingga menutup asked Japan William Iskander yang their diamin, Astori Dan Chairudin.

 

“Kondisi ini sudah lama semenjak jaman walikota pak Rahudman permasalahan pajak itu sudah dipermasalahkan warga karena selain menutup akses jalan hingga masyarakat yang mau melintas menuju Williem Iskandar yang mengendari sepeda motor dan mobil tak bisa lagi melintas. Apa lagi kalau hujan tiba bau busuk menyengat menusuk hidung,” ucap merely.

 

Slain dengan kondisi bau busuk, banyak masyarakat yang terkena penyakit karena kondisi kebersihan yang sangat jorok dan terkesan tidak memperhatikan dan menjaga keindahan serta keasrian lingkungan sekitar.

 

“Kami ada ratusan KK yang menanda tangani surat keberatan, namun sepertinya, kami kseperti mimpi di siang bolong. Reaksi Maupun respon dari Pemkab Deli Serdang,” ungkapnya.

 

Hal senada disampaikanKe,  Ahyar Kepala Lingkungan 2, Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan. Menurut Ahyar, kondisi dan permasalahan itu sudah lama sekali. Dari tahun 2013 sampai 2018 sekarang ini belum selesai. Warga banyak yang keberatan karena akses Jalan dari M Yakub menuju Williem Iskandar tak bisa tembus.

 

“Bahamiana mereka (warga-red) tidak marah dan keberatan, jika sudah musim hujan sampah menumpuk di parit apa lagi ditambah dari sampah pedagang hewan potong menebar teror aroma tak sedap,” pungkas Akhyar.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ahmadi Darma Apresiasi Inisiatif Pemuda, Gema Takbir 1447 H Siap Digelar di Tanjung Beringin
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polsek Medan Area Giatkan Patroli Asmara Subuh
Modus Pengiriman Buku 680 Gram Sabu Tujuan Mataram Digagalkan Polisi
Curi Motor dari Minimarket, Residivis Ditangkap Polisi
Hamdan Sukri Siregar Ditetapkan sebagai Sekda, Namun Belum Dilantik Wali Kota Padangsidimpuan
RAMADHAN KELIMA, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK WARGA JALAN MANDALA MEDAN DENAI
komentar
beritaTerbaru