MEDAN | SUMUT24.co
Menanggapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di Pasar Marelan dan pegawai Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan setiap hari.
Baca Juga:
Meski tidak turun langsung, dia menuturkan, setiap hari laporan dan informasi selalu masuk ke mereka. Namun ditambahkannya, walaupun demikian, tetap saja ada oknum yang nakal.
“Pak Wali sudah ingatkan bolak-balik agar jangan main-main, jangan ambil yang bukan haknya. Kalau tidak bisa dibilangin, tanggungjawab kalian masing-masing. Pengawasan setiap hari kita lakukan. Namun namanya orang nakal itu tetap ada,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/8).
Akhyar menjelaskan, saat ini pihaknya hanya membiarkan proses hukum berjalan. Seperti OTT Pasar Marelan, Akhyar mengatakan hal tersebut masih wewenang PD Pasar.
Saat ditanya mengenai tindakan yang akan diambil Pemko Medan, Akhyar menjelaskan ada aturan terhadap Aparatur Negeri Sipil (ASN).
“Hukuman kepegawaian itu sudah ada. Kalau masalah pidana, itu urusan dia dengan polisi. Urusan dia sebagai ASN ada yang mengaturnya,” katanya.(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News