Senin, 23 Februari 2026

Terkait OTT di Medan , Ini Kata Akhyar 

Administrator - Rabu, 29 Agustus 2018 15:31 WIB
Terkait OTT di Medan , Ini Kata Akhyar 

MEDAN | SUMUT24.co Menanggapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di Pasar Marelan dan pegawai Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan setiap hari.

Baca Juga:

Meski tidak turun langsung, dia menuturkan, setiap hari laporan dan informasi selalu masuk ke mereka. Namun ditambahkannya, walaupun demikian, tetap saja ada oknum yang nakal.

“Pak Wali sudah ingatkan bolak-balik agar jangan main-main, jangan ambil yang bukan haknya. Kalau tidak bisa dibilangin, tanggungjawab kalian masing-masing. Pengawasan setiap hari kita lakukan. Namun namanya orang nakal itu tetap ada,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/8).

Akhyar menjelaskan, saat ini pihaknya hanya membiarkan proses hukum berjalan. Seperti OTT Pasar Marelan, Akhyar mengatakan hal tersebut masih wewenang PD Pasar.

Saat ditanya mengenai tindakan yang akan diambil Pemko Medan, Akhyar menjelaskan ada aturan terhadap Aparatur Negeri Sipil (ASN).

“Hukuman kepegawaian itu sudah ada. Kalau masalah pidana, itu urusan dia dengan polisi. Urusan dia sebagai ASN ada yang mengaturnya,” katanya.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hamdan Sukri Siregar Ditetapkan sebagai Sekda, Namun Belum Dilantik Wali Kota Padangsidimpuan
RAMADHAN KELIMA, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK WARGA JALAN MANDALA MEDAN DENAI
Wali Kota menghadiri Yatim Fest Ramadhan Yayasan Abulyatama Indonesia
Wali Kota menghadiri pembukaan Warung Ramadhan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News