Senin, 23 Februari 2026

Ingat Agustus- September 2018 Vaksinasi Measles Rubella

Administrator - Minggu, 29 Juli 2018 07:44 WIB
Ingat Agustus- September 2018 Vaksinasi Measles Rubella

Medan I Sumut24.co Lembaga dunia yang menangani masalah anak UNICEF dan Jurnalis menggelar “workshop” kampanye dan introduksi imunisasi campak dan rubella/ Measles yang akan digelar di seluruh Indonesia secara serentak. Di Cafe Potret Jalan Wahid Hasyim, Jumat (27/7). Workshop yang berlangsung satu harian tersebut menghadirkan Senior Aji Darma Lubis, Suhadi Skm Mkes Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumut, Spesialis Media-unicef Kinanti Pinta Karana dan Spesialis Komunikasi Untuk Perubahan Rizky Ika Syafitri dan dihadiri Wartawan Media cetak, Televisi dan Media online. Menurut Spesialis Media – Unicef Kinanti Pinta Karana mengatakan, Untuk suksesnya kampanye dan introduksi imunisasi campak dan rubella /Measles sangat diperlukan bantuan masyarakat melalui media, baik cetak, televisi dan media online. Karena Virus Measles Rubella atau yang dikenal campak Jerman merupakan penyakit menular atau infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit. Umumnya rubella ini sering terjadi pada anak dan remaja yang belum mendapat vaksin campak, gondok, dan lain-lain. Meski demikian, belum banyak masyarakat mengenal apa itu rubella. Tidak hanya anak yang dapat terserang, tetapi orang dewasa pun ikut terkena penyakit ini. Pada ibu hamil, penyakit ini bisa menyebabkan kematian janin atau cacat bawaan yang dikenal sebagai sindroma rubella kongenital (CRS). Apalagi setiap tahunnya Data WHO menyebutkan, sedikitnya 100.000 bayi di dunia lahir dengan CRS setiap tahunnya. Tidak ada pengobatan khusus untuk rubella, namun penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi. Penularan utama dari penyakit ini dapat melalui butiran liur di udara yang dikeluarkan penderita melalui batuk atau bersin. Berbagai makanan dan minuman dalam piring atau gelas yang sama dengan penderita juga dapat menularkan rubella. Sama halnya jika anda menyentuh mata, hidung, atau mulut anda setelah memegang benda yang terkontaminasi virus rubella. Adapaun gejala Rubella, biasanya Penderita rubella pada anak-anak biasanya tidak menunjukkan gejala dan gejalanya pun lebih ringan dibandingkan dengan penderita dewasa. Pada umumnya gejala akan muncul 2-3 minggu setelah terpapar virus. Penyakit ini membutuhkan waktu sekitar 14-21 hari sejak terjadinya penyakit rubella sampai menimbulkan gejala. Gejala-gejala yang sering terjadi dimulai dengan ruam kulit pada kepada menyebar ke tubuh selama 2-3 hari, sakit kepala dan demam ringan, hidung tersumbat, kelenjar getah bening leher dan bagian belakang telinga membengkak. Gejala pada orang dewasa pun sama, namun ada beberapa gejala tambahan seperti hilangnya nafsu makan konjungtivis (kelopak mata dan bola mata), sendi bengkak, dan nyeri pada wanita usia muda. Sementara itu Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumut Suhadi mengatakan, Pada Agustus- September 2018 Vaksinasi Measles Rubella mulai dilakukan oleh pemerintah melalui Dinas Kab/Kota se Sumut yang nantinya dilakukan di sekolah-sekolah pada bulan Agustus dan pada September 2018 nanti akan dilaksanakan di semua Puskesmas sesuai dengan jadwal yang ditentukan Dinkes Kab/ Kota se Sumut, ucapnya. Kita berharap imunisasi campak dan rubela tersebut sukses sehingga tidak ada lagi anak yang terjangkit virus rubella. Kampanye/Imunisasi massal dan Introduksi Imunisasi MR dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap ke-1 dilaksanakan pada tahun 2017 di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Pulau Jawa dan tahap ke-2 di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di luar Pulau Jawa. program ini adalah semua anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun pada bulan Agustus di sekolah dan September 2018 di tempat pelayanan kesehatan (Posyandu, Puskesmas dan Pos pos pelayanan kesehatan lainnya). Kampanye/Imunisasi Massal MR di Pulau Jawa telah berhasil mencapai target (100,51%). Untuk membantu pencapaian cakupan Kampanye Imunisasi MR Tahap II minimal 95% di luar Pulau Jawa, Kementerian Kesehatan melibatkan UNICEF dalam hal teknis program maupun komunikasi sosial mobilisasi. Untuk sumut ditargetkan 4000 anak yang akan di imunisasi sehingga nantinya bisa mencapai 96 persen, ucapnya.(W03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Hamdan Sukri Siregar Ditetapkan sebagai Sekda, Namun Belum Dilantik Wali Kota Padangsidimpuan
RAMADHAN KELIMA, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK WARGA JALAN MANDALA MEDAN DENAI
Wali Kota menghadiri Yatim Fest Ramadhan Yayasan Abulyatama Indonesia
Wali Kota menghadiri pembukaan Warung Ramadhan Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News