Senin, 05 Oktober 2026

AMMP: Penjarakan 38 Anggota DPRDSU

Administrator - Rabu, 23 Mei 2018 12:41 WIB
AMMP: Penjarakan 38 Anggota DPRDSU

MEDAN I SUMUT24 Aliansi Mahasiswa Masyarakat Peduli (AMMP) Sumatera Utara mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera melakukan penahanan terhadap 38 anggota DPRD Sumut yang terlibat kasus suap mantan Gubernur Gatot Pujo Nugroho.Desakan ini disampaikan Koordiantor aksi AMPP Sumut, Agus Sianturi dalam orasinya pada aksi AMMP Sumut, Rabu (23/5) di halaman kantor Gubsu.

Baca Juga:

“Kami meminta KPK untuk segera melakukan penahanan terhadap 38 anggota DPRD Sumut dan menolak pemimpin Sumut terlibat kasus di KPK khususnya calon pemimpin Sumut yang akan datang,” kata Agus.

Selain dua tuntutan tersebut, AMMP Sumut juga mengaku tidak mau dipimpin para pemimpin yang mau menerima suap. “Untuk itu kami meminta agar orang-orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK agar segera dilakukan penahanan dan di proses secara hukum. Tangkap dan penjarakan 38 anggota Dewan yang memakan uangrakyat khususnya yang terlibat suap Gatot,” desak Agus.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu, Ilyas Sitorus yang menerima para pendemo mengaku akan menyampaikan aspirasi para mahasiswa kepada Gubsu Tengku Erry.

Ilyas memastikan semua yang tersangkut dalam kasus suap Gatot akan diproses secara hukum. “Semua aspirasi kawan-kawan mahasiswa akan saya sampaikan kepada bapak gubernur dan semua ini tinggal masalah waktu saja. Karena untuk melakukan penahanan terhadap seorang tersangka butuh waktu. Kita serahkan semua proses hukumnya kepada KPK,” kata Ilyas.

Sebelumnya KPK secara resmi sudah menetapkan 38 anggota DPRD Provinsi Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka. Mereka diduga menerima hadiahatau janji dari Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Gatot sendiri divonis bersalah berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi pada 9 Maret 2017 lalu dengan pidana penjara 4 tahun dan denda Rp250.000.000 subsider enam bulan. Gatot yang melakukan banding, pada Mei 2017 akhirnya menguatkan putusan KPK hingga dieksekusi ke Lapas Suka Miskin pada Juli2017.

Hadiah atau janji tersebut diberikan Gatot sebagai imbalan atas persetujuan laporan pertanggungjawaban (LPj) Pemprovsu TA 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Provsu TA 2013-2014, pengesahan APBD Provsu TA 2014 dan 2015 serta penolakan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Upacara HUT TNI Ke-81di Kodim 0201/Medan Berlangsung Khidmat
‎703 Prajurit Getarkan Dermaga Belawan, TNI Kuat Bersama Rakyat
Pisang Kepok Abu Asahan Hijau Surya Muncul, Bupati Taufik Lakukan Panen Perdana : Siap Didaftarkan Jadi Varietas Unggul Nasional
Hery Subiansauri: TNI Kuat Bersama Rakyat
Gema Santri Nusa dan Majlis Sholawat Akhsa Nusantara Siap Bersinergi dengan Polda Sumut
Andar Amin Harahap Apresiasi Kapolri Baru, Siap Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Negara
komentar
beritaTerbaru
Kabinet yang Gemuk!!!

Kabinet yang Gemuk!!!

OPINI Ada satu istilah yang pernah begitu melekat pada sosok Prabowo Subianto gemoy. Sebuah citra yang menggambarkan sisi santai, humor

Umum