Senin, 27 Juli 2026

Proyek Fiktip Sungai Bingai dan Mencirim Rp 1,4 Miliar, Lukmanul Hakim Melenggang

Administrator - Senin, 21 Mei 2018 13:23 WIB
Proyek Fiktip Sungai Bingai dan Mencirim Rp 1,4 Miliar, Lukmanul Hakim Melenggang

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Proyek fiktip yang diduga tak dikerjakan yang nilainya mencapai Rp1,4 miliar lebih tidak tepat sasaran dan bermasalah diantaranya pengelolaan SDA pada Wilayah Sungai Nias tahun 2016 dengan memakai PT Alles Klar Prima senilai Rp 914.375.000 dan SID peningkatan infrastruktur irigasi pada D.I. Padang Garugur Kiri/Kanan Kabupaten Padang Lawas Utara seluas 1.050 hektar tahun 2016 dengan memakai PT Prima Rancang Kosulindo senilai Rp 425.260.000.

Kasus tersebut sudah ditangani Kejatisu, tapi sampai sekarang tak jelas eksposenya.

“Aneh memang tak dikerjakan namun dianggarkan dalam APBD Sumut adalah sesuatu yang jelas melanggar hukum. Namun anehnya sampai hari ini Lukmanul Hakim masih bebas melenggang kangkung, tanpa ada proses yang dilakukan aparat penegak hukum. Kita berharap Kejatisu melakukan Pulbaket atas kasus tersebut agar dapat terbuka lebar, “ucap Ketua Lembaga Transparansi Hendrico kepada SUMUT24, Senin (21/5).

Menurutnya, kasus tersebut sudah berlangsung dua tahun, harusnya Aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap Lukmanul Hakim sebagai Kadis SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Provsu.

“Ada apa sebenarnya kenapa kasus tersebut tak tersentuh sampai sekarang, Atau sudah ada permainan dengan aparat atau memang sudah di petieskan kasusnya. Harusnya aparat penegak hukum terbuka dan transparan dalam kasus tersebut, karena bukan sedikit uang yang telah digunakan oknum- oknum demi memperkaya diri dan orang lain,” ucapnya.

Lebihlanjut Aktifis tersebut mengatakan Kejatisu harus respon dan proaktif dengan mengungkap kasus tersebut secara terang- benderang sehingga tersangkanya dapat segera ditetapkan.

“Kita menduga sangat kuat keterlibatan Lukmanul hakim dalam kasua proyek fiktip tersebut,” tutupnya. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang
Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah
Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama
Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan
Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.
Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama
komentar
beritaTerbaru