Jumat, 24 Juli 2026

Saat Sosper, Modesta Marpaung Minta Dinkes Medan Pastikan Pelaksanaan Posyandu Berjalan Lancar

Administrator - Sabtu, 04 November 2023 03:04 WIB
Saat Sosper, Modesta Marpaung Minta Dinkes Medan Pastikan Pelaksanaan Posyandu Berjalan Lancar

Medan|Sumut24.co Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM (Golkar) minta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan agar memastikan pelaksanaan Posyandu Bayi Lima Tahun (Balita) dan Posyadu Lanjut Usia (Lansia) di setiap lingkungan Kota Medan berjalan baik. Terlaksananya program itu sangat penting guna peningkatan pelayanan kesehatan di masyarakat.

Baca Juga:

Dorongan itu disampaikan Modesta Marpaung SKM saat menggelar sosialisasi Perda (Sosper) ke X Tahun 2023 produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan pada sesi I yang dilaksanakan di Jl Negara Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (29/10/2023) pagi.

Dilanjutkan Sesi ke II Sosper yang sama di Jl Pahlawan Gang Lumumba, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuamgan, Minggu (29/10/2023) sore. Pelaksanaan Sosper di Sesi I dan II masing masing dihadiri perwakilan OPD Pemko Medan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan undangan.

Di dua tempat itu, Modesta menekankan kepada Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan atau Puskesmas supaya rutin menjalankan kegiatan Posyandu Balita dan Lansia di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut sangat penting sebagai tindakan preventif penyakit kronis.

Seiring dengan itu, guna memaksimalkan pelaksanaan di lapangan, Modesta minta Pemko Medan supaya menaikkan jumlah honor petugas dan kader Posyandu. “Jumlah honor petugas Posyandu Rp 60 ribu per bulan terlalu rendah, patut ditambah,” harap Modesta Marpaung yang duduk di Komisi II DPRD Medan membidangi kesejahteraan itu.

Menurut Modesta, pelayanan kesehatan terhadap Balita sejak dini sangat penting terdeteksi. Sehingga kesehatan Bayi terjamin dapat tumbuh berkembang dengan baik.

Begitu juga pemeriksaan kesehatan Lansia diharapkan rutin. Sehingga pelayanan derajat jesehatan lansia untuk mencapai masa tua yang bahagia & berdayaguna dalam kehidupan keluarga dan masyarakat

Adapun Perda yang disosialisasikan yakni Perda No 4 Tahun 2012 terdiri dari XVI BAB dan 92 Pasal. Dalam BAB II Pasal 2 yakni terciptanya tatanan kesehatan dengan melibatkan semua unsur meningkatkan kesehatan masyarakat. Mewujudkan pembangunan Kota Medan berwawasan kesehatan dan kemandirian daerah dalam bidang kesehatan.

Perda bertujuan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkan dan terbuka serta meningkatkan akses memperoleh pelayanan masyarakat.

Maka untuk mencapai tujuan itu sebagaimana di BAB III Pasal 3, Pemko Medan harus melakukan 7 hal yakni upaya kesehatan, regulasi, pembiayaan, SDM, sedia farmasi, alat kesehatan/makanan dan manajemen informasi serta pemberdayaan kesehatan.

Pemko Medan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, adil terjangkau dan terbuka kepada masyarakat secara merata di Puskesmas sebagai tingkat pelayanan dasar.

Upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan sebagaimana pada BAB VI Pasal 9 disebutkan Pemko bersama swasta harus  mewujudkan derajat kesehatan. Melakukan  pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesenambungan.

Sedangkan masalah pembiayaan kesehatan seperti pada BAB VII Pasal 43 disebutkan Pemko berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan dalam menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang aman, adil dan terbuka serta terjangkau masyarakat. Dan di Pasal 44 dikuatkan, Pemko membiayai seluruh pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas.

Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan terdiri XVI BAB dan 92 Pasal. Ditetapkan menjadi Perda yang sah di Medan 8 Maret 2012 oleh Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap diundangkan Sekretaris daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri. (R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Indomilk FnB Solutions Dorong Inovasi Pastry Medan
Disdik Sumut Dukung Kejuaraan Catur SIWO PWI–STOK Bina Guna 2026, Alexander Sinulingga: Bentuk Karakter dan Jauhkan Siswa dari Kenakalan Remaja
Di Ajang PRSU ke-50, Kabupaten Asahan Tampilkan Pesona 14 Etnis dan Kekayaan Produk Unggulan
Wasekjen DPP AMPI Leriadi: Produk Rapat Pleno IX Cacat Hukum Organisasi dan Tidak Memiliki Legitimasi
JAM PMII Kecam Manuver Nusron Wahid dan KH Zulfa: "Jangan Jadikan Sumut Arena Transaksi Politik!"
Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa
komentar
beritaTerbaru